RADAR SURABAYA – Oliver Glasner dipastikan akan meninggalkan Crystal Palace pada akhir musim 2025/2026.
Pelatih asal Austria itu mengonfirmasi tidak akan memperpanjang kontraknya bersama The Eagles, sekaligus mengakhiri spekulasi panjang mengenai masa depannya di Selhurst Park.
Glasner ditunjuk sebagai pelatih Crystal Palace pada Februari 2024 menggantikan Roy Hodgson.
Dalam waktu singkat, ia mencatatkan sejarah dengan mempersembahkan gelar Piala FA, trofi mayor pertama sepanjang perjalanan klub London Selatan tersebut.
Namun, keberhasilan itu tidak diikuti dengan stabilitas jangka panjang. Glasner beberapa kali mengungkapkan kekecewaannya terhadap kebijakan transfer klub dan menilai Crystal
Palace gagal memaksimalkan momentum usai menjuarai Piala FA, meski sempat tampil di kompetisi Eropa.
“Saya sudah mengambil keputusan ini sejak beberapa bulan lalu. Pada Oktober, saat jeda internasional, saya bertemu Steve Parish dan menyampaikan bahwa saya tidak akan menandatangani kontrak baru,” ujar Glasner dalam konferensi pers, Jumat (16/1/2026).
Ia menegaskan keputusan tersebut diambil demi kebaikan bersama dan mengaku kini siap mencari tantangan baru dalam karier kepelatihannya.
Dengan status bebas kontrak pada musim panas mendatang, Glasner diprediksi menjadi salah satu pelatih paling diburu di Eropa. Setidaknya ada tiga klub yang disebut berpeluang merekrutnya.
Manchester United Masuk Radar
Manchester United tengah mencari pelatih permanen baru setelah memecat Ruben Amorim pada awal Januari. Saat ini, Michael Carrick ditunjuk sebagai pelatih interim hingga akhir musim.
Meski Carrick masih berpeluang dipertahankan jika mampu membawa Setan Merah finis di zona Liga Champions, manajemen United disebut telah menyiapkan daftar kandidat lain.
Nama Glasner termasuk yang mencuat dan bahkan masuk dalam bursa favorit bandar taruhan.
Keunggulan Glasner bagi United adalah statusnya yang bebas kontrak, sehingga dinilai lebih efisien secara finansial di tengah rekam jejak klub yang kerap mengeluarkan biaya besar untuk pergantian manajer.
Namun, formasi andalan Glasner, 3-4-2-1, menjadi catatan tersendiri. Sistem tersebut sebelumnya gagal diterapkan Amorim di Old Trafford dan menuai kritik dari sebagian pendukung yang menginginkan kembalinya skema empat bek.
Tottenham Hotspur Jadi Opsi Realistis
Tottenham Hotspur juga berpotensi menjadi tujuan Glasner jika terjadi pergantian pelatih. Tekanan terhadap Thomas Frank terus meningkat setelah Spurs terpuruk di papan tengah klasemen Premier League.
Meski manajemen klub masih memberikan dukungan, hasil buruk berkelanjutan, termasuk ancaman kekalahan dari tim papan bawah, bisa memaksa Tottenham mengambil keputusan drastis.
Glasner dinilai cocok dengan ambisi Spurs yang ingin kembali bersaing di papan atas Inggris dan Eropa.
Selain itu, ia berpeluang bekerja dengan anggaran transfer yang lebih besar dibandingkan saat di Crystal Palace.
Beberapa pemain Tottenham juga dinilai sesuai dengan skema Glasner, seperti Pedro Porro dan Djed Spence yang bisa dioptimalkan sebagai wing-back, serta Xavi Simons sebagai kreator serangan.
Juventus Tawarkan Tantangan Baru
Selain bertahan di Inggris, Glasner juga berpeluang melanjutkan kariernya di luar Premier League. Juventus disebut masuk dalam daftar klub yang berpotensi merekrutnya.
Pelatih Juventus saat ini, Luciano Spalletti, hanya terikat kontrak hingga akhir musim. Meski sukses menstabilkan performa tim, masa depannya di Turin masih belum pasti.
Juventus tengah berupaya bangkit setelah enam musim tanpa gelar Serie A. Tantangan untuk mengembalikan dominasi Si Nyonya Tua di Italia dan Eropa diyakini bisa menjadi daya tarik besar bagi Glasner.
Tak hanya itu, Juventus juga disebut tertarik mendatangkan penyerang Crystal Palace, Jean-Philippe Mateta, yang tampil impresif di bawah asuhan Glasner. Keduanya berpeluang kembali bekerja sama jika sang pelatih berlabuh di Turin.
Dengan reputasi yang kian menanjak dan pengalaman lintas liga top Eropa, Oliver Glasner diyakini akan menjadi salah satu figur sentral dalam bursa pelatih musim panas 2026.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan