RADAR SURABAYA — Aston Villa memastikan langkah ke putaran keempat Piala FA 2025/2026 setelah menumbangkan Tottenham Hotspur dengan skor 2-1 dalam laga dramatis di London, Minggu (11/1) dini hari WIB.
Emiliano Buendia menjadi bintang kemenangan lewat satu gol dan satu assist yang membawa Villa unggul sejak babak pertama.
Villa tampil dominan pada 45 menit awal pertandingan. Gol pembuka tercipta pada menit ke-22 melalui Buendia yang menyambar umpan
terobosan dari Donyell Malen dan melepaskan tembakan keras ke atap gawang tanpa mampu dibendung kiper Tottenham, Guglielmo Vicario.
Tottenham sempat menyamakan skor menjelang turun minum lewat Randal Kolo Muani, namun gol tersebut dianulir karena offside.
Petaka bagi tuan rumah datang tiga menit memasuki masa tambahan waktu babak pertama, ketika Buendia kembali berperan
penting lewat umpan tumit cerdas yang diselesaikan Morgan Rogers dari jarak dekat. Skor 2-0 untuk Villa bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Tottenham meningkatkan intensitas permainan. Usaha mereka membuahkan hasil pada menit ke-59
saat Wilson Odobert memanfaatkan ruang hasil pergerakan Kolo Muani dan mengirim tembakan mendatar ke sudut kiri bawah gawang Villa.
Spurs terus menekan demi mencari gol penyeimbang. Peluang emas Buendia untuk mencetak gol kedua digagalkan oleh Pedro Porro yang melakukan blok krusial di garis gawang.
Tottenham nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-79 melalui Xavi Simons, namun gol tersebut kembali dianulir karena posisi offside.
Hingga peluit panjang dibunyikan, pertahanan disiplin Aston Villa mampu meredam tekanan Tottenham dan memastikan kemenangan 2-1.
Hasil ini sekaligus menempatkan Villa sebagai tim pertama yang menyingkirkan Spurs dari Piala FA dalam dua musim beruntun sejak Manchester United melakukannya pada 2007–2009.
Buendia Cetak Rekor Pribadi
Buendia mencetak gol pertamanya di Piala FA dan kini telah mengoleksi enam gol di semua kompetisi musim ini, menjadi catatan terbaiknya sejak bergabung dengan Aston Villa.
Ia juga memimpin statistik tim untuk jumlah tembakan dan peluang emas yang diciptakan.
Sebaliknya, kekalahan ini menjadi pukulan bagi Tottenham. Untuk pertama kalinya sejak musim 2013/2014, Spurs gagal melangkah ke putaran
keempat Piala FA setelah sebelumnya selalu lolos dalam 11 musim beruntun. Tekanan terhadap pelatih Thomas Frank pun semakin meningkat.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan