RADAR SURABAYA — Liverpool harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang Leeds United 0-0 pada lanjutan Liga Inggris di Stadion Anfield, Jumat dini hari WIB.
Hasil ini sekaligus menghentikan laju empat kemenangan beruntun The Reds di semua kompetisi.
Pelatih Liverpool Arne Slot menilai kegagalan timnya meraih tiga poin disebabkan oleh ketumpulan penyelesaian akhir, meski dominasi permainan tetap berada di pihak tuan rumah.
“Yang kurang dari kami hanyalah gol. Itu jawaban paling sederhana,” kata Slot dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Dominasi Tanpa Hasil
Slot menyebut Liverpool tampil dominan dengan penguasaan bola tinggi, namun kesulitan membongkar pertahanan rapat Leeds yang menerapkan low block sepanjang laga.
“Kami adalah salah satu tim dengan penguasaan bola tertinggi di liga musim ini, tetapi penguasaan bola tidak berarti apa-apa jika tidak menciptakan peluang,” ujarnya.
Liverpool sempat mengancam melalui bola mati dan duel satu lawan satu, terutama lewat pergerakan Jeremie Frimpong, namun tidak satu
pun peluang berbuah gol. Delapan situasi bola mati yang didapat The Reds juga gagal dimaksimalkan.
Slot menambahkan bahwa timnya kurang mengirimkan pemain ke dalam kotak penalti saat melakukan crossing, sehingga banyak peluang terbuang sia-sia.
Kontroversi Penalti dan Kritik Wasit
Pelatih asal Belanda itu juga menyoroti kepemimpinan wasit, khususnya terkait insiden yang melibatkan Hugo Ekitike di babak pertama.
“Jika dia jatuh, mungkin itu penalti. Tapi musim ini kami terlalu sering tidak mendapat penalti meski dilanggar di kotak penalti,” ungkap Slot.
Slot mengaku frustrasi karena menurutnya sejumlah keputusan tidak berpihak pada Liverpool. Ia menilai pemainnya justru sering dirugikan karena memilih tetap berdiri meski dilanggar.
“Kami hanya mendapat satu penalti sepanjang musim ini. Untuk tim yang begitu sering menyerang dan berada di kotak penalti lawan, itu cukup mengejutkan,” katanya.
Slot Tegaskan Identitas Liverpool
Meski kecewa, Slot menegaskan tidak akan mengubah filosofi bermain Liverpool dengan mendorong pemainnya untuk sengaja menjatuhkan diri demi mendapatkan pelanggaran.
“Kami menjuarai liga musim lalu dengan menjadi diri kami sendiri. Kami akan tetap seperti itu,” tegasnya.
Hasil imbang ini membuat Liverpool gagal memperlebar jarak di papan atas klasemen, sementara Leeds pulang dari Anfield dengan satu poin berharga.
Liverpool kembali menunjukkan dominasi permainan, namun ketajaman lini depan masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Arne Slot.
Dengan jadwal padat dan persaingan gelar yang kian ketat, efektivitas penyelesaian akhir akan menjadi kunci nasib The Reds ke depan.
Hasil imbang ini membuat Liverpool tetap berada di posisi keempat klasemen dengan poin 33 dari 19 pertandingan.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan