RADAR SURABAYA — Pertandingan panas antara Persebaya Surabaya dan Arema FC pada lanjutan Super League 2025 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (22/11), berakhir imbang 1-1.
Laga sarat gengsi ini menyuguhkan drama gol bunuh diri, kartu merah, hingga sejumlah peluang emas dari kedua tim.
Arema memulai pertandingan dengan agresif dan langsung menguji pertahanan Persebaya pada menit-menit awal.
Namun setelah itu, Persebaya yang lebih dominan dalam penguasaan bola. Kombinasi serangan dari Gali Freitas, Bruno Moreira, Malik Risaldi, dan Milos Raickovic menjadi ancaman serius untuk pertahanan Singo Edan.
Freitas tampil menonjol lewat akselerasinya di sisi sayap. Selain menciptakan peluang pribadi, pemain Timor Leste itu beberapa kali membuka ruang bagi rekan setimnya.
Raickovic sempat mendapat peluang, tetapi sepakannya masih melambung di atas gawang.
Di kubu Arema, Dalberto, Paulinho, Valdeci, dan Salim Tuharea menjadi tumpuan dalam skema serangan balik cepat.
Paulinho memiliki dua peluang beruntun, namun keduanya digagalkan barisan pertahanan Persebaya.
Menjelang akhir babak pertama, Arema hampir mencetak gol lewat sepakan Dalberto, tetapi Ernando Ari tampil sigap menggagalkan ancaman tersebut.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan meningkat. Sepakan bebas Dejan Tumbas pada menit ke-55 hampir membuka keunggulan untuk Persebaya sebelum ditepis kiper Arema, Lucas Frigeri.
Namun pada menit ke-63, justru Arema yang memimpin. Umpan silang Valdeci gagal diantisipasi dengan baik oleh bek Persebaya, Dime Dimov, sehingga bola meluncur ke gawang sendiri. Gol bunuh diri itu membawa Arema unggul 1-0.
Keunggulan Arema tak bertahan lama. Beberapa menit setelahnya, Matheus Blade menerima kartu kuning kedua sehingga Arema harus bermain dengan 10 pemain.
Keadaan itu dimanfaatkan Persebaya untuk meningkatkan intensitas serangan.
Pada menit ke-73, kesalahan umpan pemain Arema di area pertahanan sendiri dimanfaatkan dengan baik oleh Bruno Moreira.
Meski dijaga ketat dua pemain lawan, Moreira mampu mengeksekusi bola dengan tenang dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Di sisa laga, Persebaya terus menekan, tetapi Arema justru beberapa kali memberikan perlawanan balik yang membahayakan.
Puleio hampir membawa Arema kembali unggul di masa injury time, tetapi tendangannya masih melebar tipis.
Skor imbang 1-1 bertahan hingga pertandingan usai, membuat kedua tim harus puas berbagi poin dalam laga penuh tensi dan drama.(sam)
Susunan Pemain Persebaya vs Arema
Persebaya Surabaya:
Ernando Ari; Catur Arief Pamungkas, Rachmat Irianto, Dime Dimov, Dejan Tumbas; Toni Firmansyah, Milos Raickovic, Bruno Moreira, Gali Freitas, Mihailo Perovic, Malik Risaldi.
Arema FC:
Lucas Frigeri; Rifad Marasabessy, Betinho, Luiz Gustavo, Johan Ahmad Alfarizi; Arkhan Fikri, Matheus Blade; Salim Tuharea, Valdeci, Paulinho Moccelin; Dalberto.
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan