RADAR SURABAYA- La Roja Spanyol akan bertandang ke markas Georgia pada Sabtu dengan misi krusial.
Kemenangan dipastikan hampir mengamankan tiket mereka ke putaran final Piala Dunia 2026, satu laga lebih cepat pada Kualifikasi Grup E.
La Roja saat ini memimpin klasemen dengan 12 poin, unggul tiga poin dari Turki, sementara Georgia masih berjuang menjaga peluang menuju babak playoff.
Performa Georgia di Grup E
Georgia baru mengumpulkan tiga poin dari empat pertandingan di Grup E, dengan satu kemenangan atas Bulgaria pada 7 September.
Pada jeda internasional Oktober, The Crusaders tumbang dari Spanyol dan Turki sehingga posisi mereka kian sulit.
Tim asuhan Willy Sagnol wajib meraih dua kemenangan pada laga sisa, masing-masing melawan Spanyol dan Bulgaria, sambil berharap Turki terpeleset pada dua laga terakhir.
Georgia memang belum pernah lolos ke Piala Dunia, namun performa mereka di Euro 2024—melaju hingga babak 16 besar—membuktikan potensi besar skuad ini.
Secara historis, Georgia kalah dalam delapan dari sembilan pertemuan melawan Spanyol. Satu-satunya kemenangan terjadi pada laga persahabatan Juni 2016.
Spanyol Hampir Pasti Lolos ke Piala Dunia 2026
Spanyol tampil superior di Grup E dengan catatan sempurna: empat kemenangan, 12 poin, dan belum kebobolan.
Tim asuhan Luis de la Fuente berada dalam posisi ideal untuk mengamankan tempat di putaran final.
Spanyol akan lolos jika menang atas Georgia, bahkan jika Turki menang pada laga lainnya, berkat selisih gol +15—jauh lebih baik dibandingkan Turki yang hanya +3.
Hasil imbang juga cukup asalkan Turki kalah. Namun, La Roja tetap mengincar kemenangan demi mengunci status juara grup.
Baca Juga: Bursa Transfer: Chelsea, Man City, dan Liverpool Berebut Tanda Tangan Talenta Muda Yan Diomande
Spanyol datang dengan kepercayaan diri tinggi usai mengalahkan Georgia 2-0 dan Bulgaria 4-0 pada jeda internasional Oktober. Mereka juga berstatus juara bertahan Euro 2024 setelah menaklukkan Inggris.
Berita Tim: Georgia
Georgia harus tampil tanpa dua pemain penting, Otar Kakabadze dan Georges Mikautadze, yang absen akibat cedera. Mikautadze menjadi kehilangan besar karena sudah mencetak 21 gol dalam 41 laga internasional.
Giorgi Kvilitaia dan Budu Zivzivadze diprediksi memimpin lini depan, sementara Khvicha Kvaratskhelia—bintang Paris Saint-Germain—hampir pasti dimainkan sejak awal.
Giorgi Mamardashvili (Liverpool) dan Guram Kashia (Slovan Bratislava) diperkirakan turun sebagai starter, dengan Kashia berpeluang mencatat penampilan ke-127.
Berita Tim: Spanyol
Spanyol juga mengalami sejumlah masalah kebugaran. Lamine Yamal absen karena menjalani prosedur kecil pada pangkal paha. Rodri, Pedri, dan Nico Williams juga masih menepi akibat cedera.
Meski begitu, kedalaman skuad Spanyol tetap impresif. Ferran Torres, yang telah mencetak 22 gol dari 51 caps, diprediksi menjadi ujung tombak.
Gelandang Arsenal, Mikel Merino dan Martin Zubimendi, diperkirakan kembali mengisi lini tengah. Mikel Oyarzabal dan Alex Baena berpeluang tampil di lini serang.
Perkiraan Susunan Pemain
Georgia (4-3-3)
Mamardashvili; Kakabadze, Kashia, Goglichidze, Gocholeishvili; Kiteishvili, Mekvabishvili, Kochorashvili; Zivzivadze, Kvilitaia, Kvaratskhelia
Spanyol (4-3-3)
Simón; Porro, Le Normand, Cubarsí, Cucurella; Merino, Zubimendi, Ruiz; Oyarzabal, Ferran Torres, Baena
Georgia diprediksi bisa memberi perlawanan ketat, terlebih dengan dukungan penuh suporter di Tbilisi.
Namun, kualitas Spanyol yang merata di semua lini membuat La Roja tetap difavoritkan meraih kemenangan pada laga kedua terakhir Grup E.(rak)