Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Erick Thohir Akui Kekuatan Brasil Masih Jauh di Atas Indonesia U-17: “Tapi Ini Sejarah untuk Kita”

Rahmat Adhy Kurniawan • Sabtu, 8 November 2025 | 11:31 WIB
Brasil terlalu tangguh bagi Timnas Indonesia U-17.
Brasil terlalu tangguh bagi Timnas Indonesia U-17.

RADAR SURABAYA- Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengakui bahwa kekuatan Brasil masih jauh di atas timnas Indonesia setelah Garuda Muda kalah 0–4 dari Brasil pada laga Grup H Piala Dunia U-17 2025 di Aspire Academy, Doha, Qatar, Jumat (7/11).

Kekalahan tersebut membuat Indonesia belum meraih satu pun poin dari dua pertandingan. Sebelumnya, tim asuhan Nova Arianto itu juga takluk 1–3 dari Zambia pada laga perdana.

“Ya, memang Brasil di atas kita jauh. Kemarin saat melawan Zambia kita punya kesempatan, tapi kecolongan tiga gol dalam tujuh menit.

Di babak kedua permainan membaik, ada banyak peluang, tetapi belum berbuah gol,” ujar Erick usai pertandingan.

Meski hasil belum memuaskan, Erick menilai laga melawan Brasil menjadi momen bersejarah bagi sepak bola Indonesia.

“Anak-anak harus melihat ini sebagai kesempatan. Ini sejarah, Indonesia bisa bertemu Brasil di Piala Dunia, meskipun levelnya U-17,” katanya.

Faktor Perbedaan Jam Terbang

Erick juga menyoroti salah satu perbedaan utama antara pemain Indonesia dan Brasil, yakni soal jam terbang bertanding.

“Di Brasil, satu pemain bisa main sampai 70 pertandingan per tahun, sedangkan kita belum sampai ke situ. Jadi kita harus mencari terobosan,” ujarnya.

Menurut Erick, pengalaman bermain yang tinggi menjadi modal penting dalam pembentukan karakter dan ketajaman pemain muda.

Bangga pada Pemain dan Suporter

Meski dua laga awal berakhir dengan kekalahan, Erick tetap menyampaikan apresiasi kepada pelatih Nova Arianto, seluruh pemain, dan para pendukung timnas yang hadir di Qatar.

“Saya baru saja mendapat pujian dari teman-teman di Qatar. Fans Indonesia sangat tertib dan suportif. Ini contoh yang patut diapresiasi,” tutur Erick yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga.

Optimistis Hadapi Honduras

Menatap laga terakhir fase grup melawan Honduras pada Senin (10/11), Erick masih menyimpan optimisme bahwa Indonesia bisa meraih hasil positif.

“Harapannya tentu menang. Zambia tadi lawan Honduras, katanya 3–1 di babak pertama. Artinya, secara kualitas, kita seimbang dengan Honduras, jadi ada peluang,” ujar Erick.

Ia menambahkan bahwa kondisi tim akan terus dipantau, terutama setelah salah satu bek Indonesia mengalami cedera. “Semoga tidak parah. Kita lihat saja nanti,” tutupnya.

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Timnas Indonesia U-17 #Menpora #Piala Dunia U-17 #erick thohir #Qatar