RADAR SURABAYA - Berada pada jumlah poin yang sama dan hanya berjarak tipis dari tiga besar Liga Inggris, Tottenham Hotspur dan Manchester United akan bentrok di London Utara pada Sabtu malam.
Duel ini menjadi ujian konsistensi bagi kedua tim yang sama-sama tampil naik-turun sepanjang musim.
Pertemuan kali ini juga menjadi yang pertama sejak final Liga Europa musim lalu, ketika gol tunggal Brennan Johnson memastikan kemenangan 1-0 untuk Spurs di Bilbao.
Spurs Bangkit, Tapi Masih Belum Stabil
Setelah dicemooh pendukungnya akibat kekalahan memalukan 0-1 dari Chelsea di laga derby London, Tottenham bangkit dengan kemenangan besar 4-0 atas Kopenhagen di Liga Champions tengah pekan ini.
Meski bermain dengan 10 orang setelah Johnson dikartu merah, Spurs tetap tampil menggila. Bek tengah Micky van de Ven mencetak gol solo spektakuler yang disebut Thomas Frank sebagai “momen seperti Lionel Messi,” sebelum Joao Palhinha menutup pesta gol di menit-menit akhir.
Thomas Frank optimistis kemenangan tersebut menjadi langkah penting dalam membangun kembali kepercayaan diri tim.
Namun, konsistensi masih menjadi PR besar bagi Spurs. Saat ini mereka menempati peringkat keenam, hanya terpaut satu poin dari Liverpool di posisi ketiga, dan berambisi meraih tiga kemenangan beruntun atas Manchester United untuk pertama kalinya sejak musim 1959–1960.
Sayangnya, performa kandang Tottenham belum membaik. Mereka mencatat sembilan kekalahan di kandang sepanjang tahun 2025—terbanyak di Liga Inggris.
Rekor buruk ini membuat Frank harus mencari cara agar White Hart Lane kembali menjadi benteng yang menakutkan.
Man United Bangkit Bersama Ruben Amorim
Di kubu seberang, Manchester United mulai menemukan kembali bentuk terbaiknya di bawah asuhan Ruben Amorim.
Setelah kalah 1-3 dari Brentford pada akhir September, Setan Merah bangkit dengan tiga kemenangan beruntun dan hasil imbang 2-2 melawan Nottingham Forest.
Meski sempat kehilangan keunggulan di City Ground, gol spektakuler Amad Diallo sembilan menit jelang akhir laga menyelamatkan satu poin penting.
Itu menjadi bukti solidnya mental United yang kini selalu mencetak dua gol atau lebih dalam empat laga terakhir.
Amorim, kandidat Pelatih Terbaik Bulan Oktober, menegaskan timnya telah menunjukkan “energi dan semangat juang tinggi” serta berpotensi terus berkembang.
Saat ini United duduk di peringkat kedelapan, hanya kalah selisih gol dari Tottenham dan Chelsea, dan berpeluang mencatat lima laga tanpa kekalahan untuk pertama kalinya sejak awal 2024.
Namun, catatan pertemuan tidak berpihak pada United. Mereka gagal menang dalam tujuh laga terakhir kontra Spurs (2 imbang, 5 kalah), termasuk empat kekalahan beruntun.
Jika kalah lagi, Tottenham akan menjadi tim pertama yang menumbangkan United lima kali berturut-turut sejak Liverpool dua dekade lalu.
Kabar Tim Terbaru
Tottenham kehilangan sejumlah pemain kunci. James Maddison, Dejan Kulusevski, dan Radu Dragusin absen karena cedera lutut, sementara Dominic Solanke dan Yves Bissouma mengalami cedera pergelangan kaki.
Ben Davies, Kota Takai, dan Archie Gray juga masih menepi. Lucas Bergvall belum bisa bermain karena harus mengikuti protokol gegar otak.
Mohammed Kudus diragukan tampil, sedangkan Richarlison siap menekan Randal Kolo Muani untuk posisi penyerang utama.
Joao Palhinha dan Djed Spence diperkirakan kembali ke starting XI, menggantikan Destiny Udogie di posisi bek kiri.
Sementara di kubu Manchester United, Lisandro Martinez masih absen panjang. Harry Maguire sudah pulih dan bisa menjadi opsi di lini belakang, bersaing dengan Leny Yoro dan Matthijs de Ligt.
Bruno Fernandes akan kembali memimpin lini tengah bersama Casemiro, sementara Amad Diallo berpeluang tampil starter setelah penampilan impresifnya pekan lalu.
Perkiraan Susunan Pemain
Tottenham Hotspur (4-3-3):
Vicario; Porro, Romero, Van de Ven, Spence; Bentancur, Palhinha, Sarr; Kudus, Richarlison, Simons.
Manchester United (3-4-3):
Lammens; Yoro, De Ligt, Shaw; Amad, Casemiro, Fernandes, Dalot; Mbeumo, Cunha, Sesko.
Prediksi Pertandingan
Duel panas ini diprediksi berlangsung ketat dan menarik. Kedua tim punya motivasi tinggi untuk menembus posisi tiga besar, namun sama-sama belum konsisten.
Manchester United datang dengan kepercayaan diri tinggi, sedangkan Tottenham ingin menjaga momentum setelah kemenangan besar di Eropa.
Prediksi Skor: Tottenham Hotspur 2-2 Manchester United
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan