RADAR SURABAYA – Liverpool tengah berada di situasi genting. Setelah serangkaian hasil buruk di Liga Primer, The Reds kini terancam kehilangan peluang meraih trofi saat menghadapi Crystal
Palace pada putaran keempat Piala EFL 2025, atau Carabao Cup (Piala Liga Inggris) Rabu atau Kamis (30/10) dini hari WIB.
Tim asuhan Arne Slot itu hanya mencatat satu kemenangan dalam enam pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Tekanan semakin besar di Anfield, terutama setelah para rival mulai mempertanyakan arah permainan dan stabilitas tim juara bertahan Liga Inggris tersebut.
Liverpool dalam Krisis, Arne Slot di Bawah Tekanan
Kemenangan 5–1 atas Eintracht Frankfurt di Liga Champions sempat memberi napas bagi Liverpool. Namun, hasil itu tak cukup menutupi performa buruk di Liga Primer.
Pada laga terakhir, Brentford yang mengandalkan mantan skipper Liverpool Jordan Henderson memaksa The Reds menelan kekalahan keempat secara beruntun di liga dengan skor 3–2.
Catatan itu menempatkan tim Slot sebagai juara bertahan keempat yang pernah mengalami empat kekalahan beruntun dalam satu musim Liga Primer, setelah era Jurgen Klopp (2020–2021), Manchester City (2024–2025), dan Leicester City (2016–2017).
Dengan jumlah kekalahan yang sudah menyamai total musim lalu, Liverpool kini tertinggal tujuh poin dari Arsenal di puncak klasemen.
Banyak pihak menuding lemahnya pertahanan sebagai biang kerok utama. Jamie Carragher bahkan menyebut musim ini sebagai “musim buruk” bagi mantan klubnya, terutama karena Liverpool hanya mencatat dua clean sheet dalam 14 laga terakhir.
Rekam Jejak di Piala EFL: Peluang untuk Bangkit
Liverpool memang masih punya harapan di ajang Piala EFL. Mereka sukses menyingkirkan Southampton 2–1 di putaran ketiga, tetapi performa mereka di kompetisi ini tidak selalu konsisten.
Dalam lima musim terakhir, The Reds dua kali tersingkir di babak keempat, meski berhasil menjuarai turnamen pada 2022 dan 2024, serta menjadi runner-up musim lalu.
Laga melawan Crystal Palace menjadi ujian baru bagi Arne Slot untuk membalikkan keadaan. Namun, Palace bukan lawan mudah.
Klub asal London Selatan itu belum pernah menjuarai Piala EFL sepanjang 120 tahun sejarah mereka, tetapi selalu tampil merepotkan Liverpool dalam beberapa pertemuan terakhir.
Crystal Palace Siap Curi Poin di Anfield
Palace juga sedang dalam periode sulit. Kekalahan 0–1 dari Arsenal akhir pekan lalu memperpanjang rekor tanpa kemenangan mereka menjadi empat laga.
Ironisnya, pencetak gol tunggal The Gunners adalah Eberechi Eze, mantan bintang Palace yang kini memperburuk luka tim lamanya.
Meski begitu, pasukan Oliver Glasner punya modal penting. Mereka tak terkalahkan dalam tiga pertemuan terakhir dengan Liverpool—termasuk kemenangan di Community Shield (Agustus) dan Liga Primer (September).
Hebatnya lagi, Palace belum pernah kalah di Anfield sejak September 2021.
Kondisi Terkini dan Prediksi Susunan Pemain
Masalah cedera masih menghantui Liverpool. Curtis Jones diragukan tampil setelah ditarik keluar saat melawan Brentford, sementara Alexander Isak, Ryan Gravenberch, Alisson Becker, Giovanni Leoni, dan Jeremie Frimpong juga absen.
Arne Slot diperkirakan melakukan rotasi besar. Freddie Woodman, kiper ketiga, serta bek kanan Calvin Ramsay berpeluang tampil sebagai starter.
Di kubu lawan, Palace kehilangan Caleb Kporha, Chadi Riad, dan Cheick Doucouré, tetapi Glasner diyakini akan merotasi skuad untuk menjaga kebugaran.
Eddie Nketiah, pencetak gol kemenangan atas Liverpool bulan lalu, diprediksi kembali memimpin lini depan.
Perkiraan Susunan Pemain
Liverpool:
Woodman; Ramsay, Gomez, Van Dijk, Robertson; Endo, Mac Allister; Chiesa, Szoboszlai, Ngumoha; Ekitike
Crystal Palace:
Benitez; Canvot, Lacroix, Guehi; Clyne, Lerma, Hughes, Sosa; Esse, Devenny; Nketiah
Prediksi Liverpool vs Crystal Palace: The Reds Layak Diunggulkan
Baik Liverpool maupun Crystal Palace sama-sama memiliki prioritas lain selain Piala EFL musim ini. Namun, duel di Anfield bisa menjadi momentum penting bagi kedua tim untuk membangun kembali kepercayaan diri.
Palace memang tangguh di beberapa laga terakhir, tetapi lini serang mereka tampak kurang tajam dalam dua pertandingan terakhir melawan AEK Larnaca dan Arsenal.
Sementara itu, Liverpool selalu mampu mencetak gol di setiap pertandingan kandang.
Dengan dukungan publik Anfield dan motivasi untuk bangkit, Liverpool diprediksi menang tipis 2–1 atas Crystal Palace dan melangkah ke perempat final Piala EFL 2025.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan