Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

FIFA ASEAN Cup Resmi Diluncurkan, Turnamen Baru di Kalender Dunia Bagaimana Peluang Timnas Indonesia?

Rahmat Adhy Kurniawan • Selasa, 28 Oktober 2025 | 15:42 WIB
Presiden FIFA Gianni Infantino.
Presiden FIFA Gianni Infantino.

RADAR SURABAYA— Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) resmi memperkenalkan turnamen baru bertajuk FIFA ASEAN Cup yang akan menjadi agenda tetap dalam kalender resmi FIFA.

Turnamen ini akan diikuti negara-negara Asia Tenggara dan disebut-sebut sebagai langkah besar dalam pengembangan sepak bola di kawasan tersebut.

Peluncuran dilakukan langsung oleh Presiden FIFA Gianni Infantino di sela-sela KTT ASEAN 2025 di Kuala Lumpur, Minggu (26/10).

Dalam momen itu, Infantino menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn, disaksikan oleh Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.

 “FIFA ASEAN Cup bertujuan memperkuat kerja sama regional dan memberi wadah kompetitif bagi negara-negara Asia Tenggara di bawah payung resmi FIFA,” ujar Infantino dalam rilis resmi.

Format Mirip Arab Cup, Tapi Lebih Ringkas

Meski detail format belum diumumkan, FIFA diperkirakan akan mengadopsi sistem FIFA Arab Cup dengan fase grup dan sistem gugur. Karena ASEAN hanya memiliki 11 anggota, kemungkinan turnamen akan menampilkan delapan hingga sepuluh tim nasional dengan pembagian dua grup besar.

Dengan status resmi di bawah FIFA, klub-klub profesional di seluruh dunia wajib melepas pemainnya untuk memperkuat tim nasional masing-masing selama turnamen berlangsung.

Hal ini menjadi keuntungan besar bagi negara seperti Indonesia, yang banyak memiliki pemain di klub-klub Eropa.

Peluang Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup

Secara peringkat, Indonesia kini duduk di posisi 134 dunia (per Oktober 2025), masih di bawah Vietnam (92) dan Thailand (101), namun tren performa Garuda menunjukkan peningkatan.

 “Jika Indonesia bisa menurunkan kekuatan penuh tanpa terkendala jadwal liga, peluang untuk menembus semifinal bahkan final sangat terbuka,” ujar analis sepak bola Asia Tenggara, Ravi D’souza, kepada ESPN Asia.

Ancaman bagi Piala AFF

Peluncuran FIFA ASEAN Cup berpotensi menimbulkan tumpang tindih dengan ASEAN Football Federation (AFF) yang selama ini menggelar Piala AFF dua tahunan.

Dengan status turnamen baru ini sebagai bagian dari kalender resmi FIFA, kemungkinan besar pemain-pemain top kawasan akan lebih memprioritaskan FIFA ASEAN Cup ketimbang Piala AFF.

FIFA ASEAN Cup bisa menjadi ‘versi resmi’ dari Piala AFF, namun AFF tentu tidak akan tinggal diam karena turnamen mereka sudah punya sejarah dan basis penggemar besar.

Potensi Dampak bagi Sepak Bola ASEAN

Kehadiran FIFA ASEAN Cup bukan hanya memperkuat daya saing antarnegara, tapi juga membuka peluang ekonomi baru lewat hak siar, sponsor global, dan peningkatan nilai komersial pemain di kawasan ini.

Bagi Indonesia, turnamen ini bisa menjadi ajang pembuktian generasi emas baru yang dibentuk sejak Piala Asia U-23 2024. Bila persiapan dilakukan matang dan jadwal liga disesuaikan, bukan mustahil Garuda mencetak sejarah sebagai juara edisi perdana.(rak)

Daftar Negara Calon Peserta FIFA ASEAN Cup

1. Indonesia
2. Malaysia
3. Thailand
4. Vietnam
5. Filipina
6. Singapura
7. Myanmar
8. Laos
9. Kamboja
10. Brunei Darussalam
11. Timor Leste


Peluncuran FIFA ASEAN Cup menjadi langkah strategis dalam mengangkat level sepak bola Asia Tenggara ke panggung global.

Bagi Timnas Indonesia, ini adalah peluang emas untuk menegaskan posisi sebagai kekuatan baru kawasan—asal mampu menjaga performa,

memanfaatkan momentum, dan mengatasi kendala klasik seperti jadwal liga dan adaptasi pemain luar negeri.

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Piala AFF #FIFA ASEAN Cup #Gianni Infantino #Format Kompetisi