RADAR SURABAYA - Pertarungan menarik akan tersaji di Villa Park, Minggu (26/11), ketika Aston Villa menjamu Manchester City dalam lanjutan Liga Primer Inggris 2025/2026.
Kedua tim sama-sama mengincar kemenangan keempat beruntun untuk menjaga peluang di papan atas klasemen.
Namun, hasil kontras di kompetisi Eropa pada pertengahan pekan menjadi cerita berbeda bagi kedua tim.
The Citizens asuhan Pep Guardiola meraih kemenangan di Liga Champions, sementara The Villans besutan Unai Emery harus menelan kekalahan di Liga Europa.
Kondisi Manchester City: Haaland Tak Terbendung
Manchester City tampil solid di tengah padatnya jadwal. Dalam laga terakhir Liga Champions melawan Villarreal, Erling Haaland kembali membuktikan ketajamannya dengan mencetak gol kesembilan secara beruntun untuk City.
Gol khas penyerang Norwegia itu membuka keunggulan sebelum Bernardo Silva menambah gol kedua, memastikan kemenangan 2-0 bagi pasukan Guardiola. Sebelumnya, City juga menang dengan skor yang sama atas Everton di Liga Primer.
Haaland kini telah mencetak 11 dari total 17 gol Manchester City di liga musim ini, menjadikannya favorit kuat peraih Sepatu Emas.
Kemenangan itu juga membuat City kini menjadi pesaing terdekat Arsenal dengan selisih tiga poin di klasemen sementara.
Pasukan Guardiola mencatat sembilan pertandingan tanpa kekalahan di semua ajang, dengan tujuh kemenangan dan dua hasil imbang.
Tiga laga terakhir bahkan dituntaskan dengan clean sheet. Sejak awal April, City mengoleksi 39 poin, tertinggi di antara klub Liga Inggris, serta 12 clean sheet sejak kekalahan telak dari Arsenal pada Februari lalu.
Aston Villa: Kebangkitan yang Perlu Dijaga
Di sisi lain, Aston Villa asuhan Unai Emery sedang berupaya menjaga momentum setelah kekalahan 1-2 dari Go Ahead Eagles di Liga Europa.
Gol cepat Evann Guessand membuat lini belakang Villa goyah, mengakhiri rekor enam laga tak terkalahkan mereka di semua kompetisi.
Meski begitu, performa di Liga Primer tetap konsisten. Villa sukses menaklukkan Fulham, Burnley, dan Tottenham Hotspur dalam tiga laga terakhir.
Kemenangan atas City akan membawa mereka menyamai rekor berusia 89 tahun, yakni empat kemenangan beruntun setelah lima laga awal tanpa kemenangan — terakhir dicapai Preston North End pada 1936.
Menariknya, Aston Villa memiliki rekor kandang impresif melawan City dalam dua musim terakhir. Mereka selalu menang di Villa Park, meski laga terakhir di Etihad berakhir 1-2 untuk kemenangan City.
Berita Tim: Gonzalez Diragukan, Digne Kembali
Kemenangan City di Villarreal harus dibayar mahal setelah Nico Gonzalez ditarik keluar pada menit ke-60 karena cedera kaki.
Dengan Rodri masih absen akibat cedera paha, Guardiola berharap Gonzalez bisa pulih tepat waktu.
Selain Gonzalez, Abdukodir Khusanov juga diragukan tampil karena cedera pergelangan kaki. Di lini depan, Erling Haaland berpeluang mencatat sejarah baru dengan mencetak gol dalam enam laga tandang beruntun — rekor yang sebelumnya dipegang Sergio Agüero.
Dari kubu Aston Villa, Lucas Digne siap kembali memperkuat tim setelah absen di laga Eropa. Sementara itu, Youri Tielemans masih menepi karena cedera betis, dan Andres Garcia kemungkinan baru pulih setelah jeda internasional November.
Unai Emery diprediksi akan menurunkan pemain utama seperti Morgan Rogers, John McGinn, dan Boubacar Kamara, setelah melakukan rotasi besar pada laga sebelumnya.
Prediksi Pertandingan: City Unggul Tipis
Aston Villa memiliki rekor kandang yang kuat, namun City datang dengan lini serang yang lebih tajam dan pertahanan yang disiplin. Gaya bermain Villa yang menekan tinggi bisa menjadi celah bagi kecepatan Haaland dan Doku.
Pertandingan diprediksi berlangsung ketat, namun Manchester City berpeluang menang tipis untuk menjaga jarak dari Arsenal di puncak klasemen.((rak)