RADAR SURABAYA – Tanjung Verde menorehkan sejarah besar dalam dunia sepak bola setelah berhasil lolos ke Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya.
Tim berjuluk Blue Sharks itu memastikan tiket ke putaran final usai mengalahkan Eswatini dengan skor telak 3-0 pada laga pamungkas Grup D Kualifikasi Zona Afrika di Stadion Nasional Cape Verde, Praia, Selasa dini hari WIB.
Lolos dengan Status Juara Grup
Kemenangan atas Eswatini mengokohkan posisi Tanjung Verde sebagai juara Grup D dengan raihan 23 poin dari sepuluh pertandingan.
Catatan impresif ini membawa mereka bergabung dengan lima negara Afrika lainnya yang lebih dulu memastikan tiket ke Piala Dunia 2026, yakni Maroko, Tunisia, Mesir, Aljazair, dan Ghana.
Ini menjadi momen bersejarah karena sebelumnya Tanjung Verde selalu gagal melewati babak kualifikasi.
Penampilan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko mendatang akan menjadi debut mereka di panggung sepak bola terbesar dunia.
Gol Penentu Sejarah
Tiga gol kemenangan Tanjung Verde masing-masing dicetak oleh Dailon Livramento, Willy Semedo, dan Stopira pada babak kedua.
Performa gemilang ini mempertegas dominasi tim asuhan Pedro Leitão Brito di grup yang juga dihuni oleh tim kuat seperti Kamerun.
Kamerun Masih Punya Peluang
Sementara itu, Kamerun hanya mampu bermain imbang 0-0 saat menjamu Angola di Stadion Ahmadou Ahidjo, Yaoundé. Hasil tersebut menempatkan mereka di posisi kedua klasemen akhir dengan 19 poin.
Meskipun gagal lolos langsung, Kamerun masih berpeluang tampil di Piala Dunia 2026 melalui babak kedua kualifikasi Zona Afrika dan playoff antar-konfederasi.
Daftar Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Afrika
Tunisia 3 – 0 Namibia
Sudan Selatan 0 – 0 Togo
Guinea Khatulistiwa 1 – 1 Liberia
Sao Tome and Principe 1 – 0 Malawi
Mauritius 0 – 0 Libya
Kamerun 0 – 0 Angola
Tanjung Verde 3 – 0 Eswatini
Lesotho 1 – 0 Zimbabwe
Menuju Panggung Dunia
Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi negara-negara kecil di Afrika. Tanjung Verde membuktikan bahwa dengan kerja keras, disiplin, dan strategi tepat, impian tampil di Piala Dunia bukan sekadar mimpi.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan