Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Irak vs Indonesia: Gagal Menang Pulang! Tekad Baja Timnas Indonesia Hadang Irak di Laga Penentuan

Rahmat Adhy Kurniawan • Sabtu, 11 Oktober 2025 | 13:42 WIB
Patrick Kluivert membawa misi Berat membawa timnas Indonesia menang lawan Irak.
Patrick Kluivert membawa misi Berat membawa timnas Indonesia menang lawan Irak.

RADAR SURABAYA - Timnas Indonesia bersiap menghadapi pertarungan hidup dan mati kala menjamu Irak pada laga Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Minggu (12/6/2024) dini hari WIB.

Bagi Skuad Garuda, kemenangan adalah satu-satunya opsi untuk menjaga asa tampil di Piala Dunia tetap bernyawa.

Pertandingan yang digelar di King Abdullah Sports City Hall Stadium, Jeddah ini menjadi penentu bagi masa depan Timnas Indonesia di jalur kualifikasi.

Kekalahan atau bahkan sekadar imbang akan secara resmi mengubur mimpi 187 juta rakyat Indonesia untuk melihat Garuda berlaga di panggung sepak bola tertinggi dunia.

Situasi Grup B: Tekanan di Pundak Garuda

Posisi di Grup B semakin menegangkan. Arab Saudi memimpin klasemen dengan sempurna, sementara Indonesia dan Irak tengah berjuang merebut posisi penting.

Kemenangan atas Irak mutlak dibutuhkan bukan hanya untuk menyamai poin, tetapi juga untuk menyulut semangat dan menjaga momentum di sisa pertandingan.

Lawan Tangguh dengan Ambisi Serupa

Di seberang lapangan, Irak juga datang dengan misi yang sama. The Lions of Mesopotamia masih trauma gagal di putaran final Piala Dunia 1986 dan kini bertekad kuat untuk kembali.

Dibawah asuhan pelatih Graham Arnold, tim ini memiliki mesin gol yang ditakuti, seperti Mohanad Ali, Ali Jasim, dan Aymen Hussein.

Namun, Timnas Indonesia tidak gentar. Penampilan garang melawan Arab Saudi, meski akhirnya tumbang 2-3, menjadi bukti bahwa tim besutan Patrick Kluivert ini memiliki nyali dan kualitas untuk bersaing.

Patrick Kluivert: "Kami Harus Menang, Itu Satu-Satunya Jalan!"

Pelatih kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, tegas menyatakan bahwa tidak ada misi lain selain membawa pulang tiga poin.

"Tim Irak, kita harus menghormati mereka. Di pertandingan sebelumnya, mereka meraih hasil bagus, tetapi situasinya sekarang berbeda.

Kita harus menang, itu satu-satunya hal yang perlu kita lakukan," tegas legenda sepak bola Belanda itu dalam konferensi pers.

Kluivert juga memuji mental bertarung anak asuhnya. "Ini akan sangat sulit, tetapi kami adalah orang-orang yang berani.

Kami memiliki tim yang benar-benar kompak dan saling mendukung. Kami bermain bagus melawan Arab Saudi dan kami akan terus berjuang.

Kami harus membalas dukungan para fans dengan performa terbaik," tambahnya.

Menutup keterangannya, Kluivert menegaskan hanya ada satu target di benak seluruh pemain dan staf, yakni menang.

“Yang terpenting sekarang, kami harus menang. Itu satu-satunya hal yang ada di pikiran kami. Memang akan sulit, tapi kami adalah tim yang berani.

Saya punya pemain-pemain yang saling mendukung dan berjuang satu sama lain, dan itu yang harus kami tunjukkan di pertandingan nanti,” pungkasnya.

Dukungan Fans: Penguat di Laga Penting

Dukungan suporter Indonesia di King Abdullah Stadium diprediksi akan menjadi faktor krusial. Gelora "12th player" ini diharapkan dapat menyuntikkan energi tambahan bagi para pemain Garuda untuk bertarung habis-habisan di lapangan.

Dengan situasi do or die, semua mata akan tertuju pada bagaimana Timnas Indonesia mengatasi tekanan dan menunjukkan kualitas terbaiknya.

Pertarungan melawan Irak bukan lagi sekadar pertandingan, melainkan sebuah final bagi harapan besar sebuah bangsa.(rak)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#irak #Irak vs Timnas Indonesia #Timnas Indonesia #Do or Die #kualifikasi piala dunia 2026 #patrick kluivert