Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Eko Yuli Irawan Sumbang Perunggu di Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2025

Rahmat Adhy Kurniawan • Minggu, 5 Oktober 2025 | 14:28 WIB
Eko Yuli Irawan raih medali perunggu untuk angkatan snatch.
Eko Yuli Irawan raih medali perunggu untuk angkatan snatch.

RADAR SURABAYA – Lifter senior Indonesia, Eko Yuli Irawan, kembali mengharumkan nama bangsa setelah meraih medali perunggu pada nomor snatch kelas 65 kilogram putra di ajang Kejuaraan Dunia Angkat Besi IWF (IWF World Championship) 2025, Sabtu (4/10) malam waktu Indonesia barat (WIB).

Eko Yuli Bangkit di Percobaan Ketiga

Dalam pertandingan yang digelar di Forde, Norwegia, seperti dilaporkan media penyelenggara dan dikutip di Jakarta, Minggu dini hari, lifter andalan Jawa Timur ini mencatatkan angkatan terbaik 137 kilogram.

Angkatan itu ia raih dari percobaan ketiga, setelah dua kali gagal pada 135 dan 136 kilogram.

Pencapaian ini menambah daftar prestasi lifter berusia 38 tahun tersebut di level dunia. Sebelumnya, Eko telah meraih delapan medali Kejuaraan Dunia Angkat Besi, termasuk medali emas pada 2018.

Leonardo Finis di Posisi Delapan

Pada kategori yang sama, lifter muda Indonesia Leonardo Geovani Adventino menempati peringkat kedelapan dengan angkatan terbaik 133 kilogram.

Sementara itu, medali emas diraih atlet Turki Muhammed Furkan Ozbek yang mencatat angkatan 145 kilogram, sedangkan medali perak direbut oleh lifter Bulgaria Ivan Dimov dengan 137 kilogram dari percobaan kedua.

Gagal di Nomor Clean and Jerk

Di kategori clean and jerk, perjuangan Eko dan Leonardo belum membuahkan hasil. Eko mencatat 163 kilogram, sedangkan Leonardo menorehkan 162 kilogram. Namun, keduanya gagal bersaing dengan lifter papan atas dunia.

Medali emas diraih atlet Korea Utara Pak Myong-jin dengan angkatan 180 kilogram, disusul Muhammed Furkan Ozbek (Turki) dengan 179 kilogram untuk perak, dan Hampton Morris (Amerika Serikat) yang mengangkat 178 kilogram untuk perunggu.

Furkan keluar sebagai juara umum dengan total angkatan 324 kilogram, yang juga menjadi rekor dunia baru.

Pak Myong-jin menempati posisi kedua dengan 315 kilogram, sedangkan Hampton Morris di urutan ketiga dengan 311 kilogram.

Tim Indonesia Turunkan 10 Lifter

Indonesia mengirimkan 10 lifter (lima putra dan lima putri) dalam Kejuaraan Dunia Angkat Besi IWF 2025 yang berlangsung pada 2–11 Oktober 2025 di Norwegia.

Dari sektor putra, selain Eko dan Leonardo, Indonesia juga diwakili oleh Rahmat Erwin Abdullah dan Rizki Juniansyah (kelas 79 kilogram), serta Ardaraya (kelas 71 kilogram).

Di sektor putri, tampil Basilia Bamerop Ninggan dan Juliana Klarissa (kelas 53 kilogram), Natasya Beteyob (kelas 58 kilogram), Nadita Aprilia (kelas 63 kilogram), serta Indah Afriza (kelas 69 kilogram).

Juliana dan Basilia telah menyelesaikan pertandingan dengan masing-masing menempati peringkat kesembilan dan kesebelas.

Perunggu Pertama untuk Indonesia

Medali perunggu yang diraih Eko Yuli Irawan menjadi medali pertama Indonesia di Kejuaraan Dunia Angkat Besi IWF 2025.

Capaian ini menunjukkan bahwa lifter asal Lampung tersebut masih mampu bersaing di level tertinggi, meski usianya sudah mendekati empat dekade.



Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Jawa Timur #snatch #eko yuli irawan #Kejuaraan Dunia Angkat Besi IWF 2025