Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Fans Liverpool Diperingatkan Soal Ancaman Keselamatan di Liga Champions: Dari Bus Tanpa Toilet hingga Barang Disita

Rahmat Adhy Kurniawan • Senin, 29 September 2025 | 01:58 WIB

Suporter Liverpool diminta hati-hati saat bertandang ke Istanbul, kandang Galatasaray.
Suporter Liverpool diminta hati-hati saat bertandang ke Istanbul, kandang Galatasaray.

UEFA Disorot Jelang Laga Galatasaray vs Liverpool

RADAR SURABAYA - Para pendukung Liverpool mendapat peringatan serius terkait keselamatan dan keamanan saat mengikuti laga tandang di ajang Liga Champions.

The Reds, yang sebelumnya menang dramatis 3-2 atas Atletico Madrid, akan menghadapi Galatasaray di Turki pada pertandingan berikutnya, Selasa waktu setempat atau Rabu (1/10) dini hari WIB.

Suporter yang melakukan perjalanan ke Istanbul diminta waspada. Mereka berpotensi menempuh perjalanan bus berjam-jam tanpa fasilitas toilet.

Selain itu, sejumlah barang pribadi seperti power bank, obat-obatan, hingga produk kebersihan wanita juga berisiko disita sebelum memasuki stadion.

Kritik Pedas dari Suporter: “Tidak Aman dan Merendahkan”

Ronan Evain, Direktur Eksekutif Football Supporters Europe, menilai situasi ini sudah sangat mengkhawatirkan.

“Kami memiliki otoritas publik yang menyerah dan mengatakan bahwa mereka tidak dapat melakukan pekerjaan mereka,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Spirit of Shankly (SOS), serikat suporter Liverpool, menyebut aturan ketat ini sebagai kebijakan “tidak dapat dibenarkan.”

 “Dipaksa naik bus tanpa toilet, penyitaan barang sehari-hari termasuk perlengkapan medis, jelas merendahkan dan tidak aman,” tegas mereka.

Tren Pembatasan Suporter di Eropa

Fenomena pembatasan suporter bukan hal baru. Dalam beberapa tahun terakhir, larangan bepergian bagi fans tandang semakin sering diterapkan, terutama di Prancis dan Italia.

Pada 2021, misalnya, suporter Tottenham sempat dilarang mengunjungi pusat kota Rennes. Bahkan pekan depan, otoritas setempat juga melarang suporter tandang dalam dua laga Liga Champions: Napoli vs Frankfurt dan Marseille vs Ajax.

Luka Lama Final Liga Champions 2022

Kritik terhadap UEFA semakin tajam setelah mengingat tragedi final Liga Champions 2022 di Stade de France, Paris.

Saat itu, ribuan suporter Liverpool mengalami kesulitan masuk ke stadion. Polisi Prancis bahkan menembakkan gas air mata dan semprotan merica yang melukai banyak penonton. Kick-off akhirnya tertunda 37 menit.

Hasil investigasi independen selama delapan bulan menyebutkan bahwa kegagalan UEFA dan lemahnya penilaian risiko oleh otoritas Prancis “hampir menyebabkan bencana.”

UEFA Diminta Bertanggung Jawab

Spirit of Shankly menegaskan UEFA tidak boleh terus lepas tangan. Mereka mengingatkan bahwa UEFA telah menandatangani Konvensi Saint-Denis yang menjamin perjalanan suporter dari kota ke stadion harus berlangsung aman dan ramah.

 “Rekomendasi pasca-final 2022 kini tampak sia-sia. Waktu penyusunan laporan tersebut seperti tidak ada artinya,” tutup pernyataan SOS.(rak)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Liga Champions #Galatasaray vs Liverpool #liverpool #galatasaray