RADAR SURABAYA – Ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, berhasil melangkah ke babak perempat final China Masters 2025 setelah menumbangkan wakil Malaysia, Man Wei Chong/Kai Wun Tee, lewat pertarungan sengit tiga gim.
Bertanding di Shenzhen Arena, Chengdu, Jumat (19/9) pagi WIB, Leo/Bagas menang dengan skor 21-10, 21-23, dan 21-14.
Hasil ini menjadi modal penting jelang duel berat melawan ganda elit Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, di babak perempat final.
Motivasi Tinggi Jelang Duel Sengit
“Besok bertemu pasangan Malaysia lain, Aaron/Soh. Akan jadi pertandingan yang seru dan sengit. Semoga kami bisa memberikan yang terbaik,” ujar Bagas dalam keterangan resmi PBSI.
Leo menambahkan, pencapaian mereka menembus babak perempat final—prestasi terbaik sejak dipasangkan—menjadi motivasi untuk tampil lebih konsisten di turnamen level Super 750 ini.
Evaluasi Fokus dan Mental Bertanding
Meski sukses menyingkirkan pasangan peringkat lima dunia, Leo mengakui masih sering kehilangan fokus di momen krusial.
“Setelah unggul di gim kedua, rasanya malah jadi tegang dan kepikiran hasil sebelumnya yang selalu terhenti di babak pertama atau kedua. Itu bikin grogi.
Sebenarnya hal ini sudah terjadi kemarin, ketika kami unggul jauh tiba-tiba bisa terkejar. Dua pertandingan ini jadi pembelajaran berharga bahwa satu poin itu sangat penting,” ucap Leo.
Tiga Wakil Indonesia Masih Bertahan
Selain Leo/Bagas, Indonesia masih memiliki dua wakil lain di perempat final China Masters 2025. Dari sektor ganda putra ada Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, sementara dari tunggal putri ada Putri Kusuma Wardani.
Dengan komposisi ini, peluang Indonesia meraih gelar di China Masters 2025 masih terbuka lebar, meski lawan-lawan tangguh dari Malaysia, China, hingga Jepang sudah menanti di babak selanjutnya.
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan