RADAR SURABAYA - Petenis putri Indonesia, Aldila Sutjiadi, kembali mencatat prestasi membanggakan dengan lolos ke final ganda putri Guadalajara Open 2025, turnamen bergengsi WTA Tour seri 500.
Aldila Sutjiadi ke Final Bersama Giuliana Olmos
Berpasangan dengan petenis tuan rumah Meksiko, Giuliana Olmos, Aldila berhasil menyingkirkan ganda putri Jessie Aney/Quinn Gleason lewat
kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 6-4, di Panamerican Tennis Center, Guadalajara, Sabtu (13/9) dini hari WIB.
Di partai puncak yang digelar Minggu (14/9), Aldila/Olmos akan menghadapi pemenang antara pasangan Magali Kempen/Katarzyna Piter melawan Irina Khromacheva/Nicole Melichar-Martinez.
Keduanya kembali tampil sebagai pasangan setelah berduet di Cincinnati Masters bulan lalu. Sebelumnya, Aldila/Olmos juga sempat bermain bersama di WTA 500 Mubadala Citi DC Open di Washington D.C. pada akhir Juli 2024.
Unggulan Kedua di Guadalajara Open 2025
Aldila/Olmos melaju ke final sebagai unggulan kedua Guadalajara Open 2025. Mereka berada satu tingkat di bawah pasangan Khromacheva/Melichar-Martinez yang menempati unggulan pertama.
Bagi Aldila, capaian ini merupakan final keduanya di turnamen WTA 500 sektor ganda putri. Sebelumnya, pada Mei 2024, Aldila sukses mencapai final Internationaux de Strasbourg ketika berpasangan dengan petenis Amerika Serikat, Asia Muhammad.
“Kami berdua sangat solid. Permainan kami saling melengkapi karena sama-sama agresif, dan itu sangat penting di turnamen ini. Senang sekali bisa kembali ke final.
Saya tidak boleh gugup, saya akan berusaha maksimal untuk mewakili negara kami,” kata Olmos, dikutip dari Excelsior.
Prestasi Tenis Indonesia
Prestasi Aldila ini menjadi kabar positif tambahan bagi tenis Indonesia. Pada hari yang sama, petenis putri Janice Tjen juga membuat sejarah dengan lolos ke semifinal Sao Paulo Open 2025.
Janice menyingkirkan unggulan ketiga asal Filipina, Alexandra Eala, dan memecahkan rekor 23 tahun tenis Indonesia.
Dengan pencapaian dua petenis putri ini, masa depan tenis Indonesia kian cerah di level internasional.
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan