RADAR SURABAYA – Menjelang laga FIFA Matchday melawan Taiwan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Jumat (5/9) malam, pelatih Patrick Kluivert menyatakan bahwa timnya berada dalam kondisi optimal.
Fokus utama tetap pada performa, bukan peringkat lawan.
Statistik head-to-head menunjukkan bahwa Timnas Indonesia telah bertemu Taiwan sebanyak 14 kali sejak pertama kali berhadapan pada 1954.
Dalam semua pertandingan tersebut, Indonesia meraih 10 kemenangan, sementara Taiwan mencatat 4 kemenangan.
Keunggulan ini tercermin juga dari produktivitas gol: Tim Merah Putih telah mencetak 33 gol, namun juga kebobolan 12 kali.
Momen paling berkesan adalah kemenangan dramatis 10-1 di Turnamen Merdeka 1968, yang masih dikenang sebagai salah satu tonggak sejarah pertemuan kedua tim.
Pertemuan terakhir terjadi dalam babak Play-off Kualifikasi Piala Asia 2023, di mana Indonesia tampil dominan dengan kemenangan agregat meyakinkan.
Kluivert menyadari bahwa rekor historis di atas menciptakan tekanan tersendiri, namun ia meyakini bahwa tiga aspek utama—mental juara, f
leksibilitas taktik, dan akurasi penyelesaian akhir—akan sangat menentukan jalannya pertandingan malam nanti.
Ini sekaligus bisa menjadi momentum untuk memperkuat tren positif sejarah head-to-head.(sam)
Head-to-Head Indonesia vs Taiwan
Total Pertemuan: 14 kali
Kemenangan Indonesia: 10 kali
Kemenangan Taiwan: 4 kali
Gol Indonesia: 33 gol
Gol Kebobolan: 12 gol
Skor Terbesar (1968): 10-1 Indonesia menang
Pertemuan Terakhir: Play-off Kualifikasi Piala Asia 2023
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan