Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Djed Spence: Menjadi Pemain Muslim Pertama di Timnas Inggris Adalah Kehormatan Luar Biasa

Rahmat Adhy Kurniawan • Kamis, 4 September 2025 | 18:10 WIB
Djed Spence jadi pemain Muslim pertama di Timnas Inggris.
Djed Spence jadi pemain Muslim pertama di Timnas Inggris.

RADAR SURABAYA - Bek sayap Tottenham Hotspur, Djed Spence, mengaku terhormat sekaligus terkejut mengetahui dirinya akan mencatat sejarah sebagai pemain Muslim pertama Inggris yang terbuka di tim nasional senior putra.

Pemain berusia 25 tahun ini mendapat panggilan debut dari pelatih Thomas Tuchel untuk kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Andorra dan Serbia.

"Saya benar-benar takjub. Ini berkah luar biasa," ujar Spence dalam wawancara, mengungkapkan kejutan atas panggilan tim nasional Inggris meski

belum pernah berbincang langsung dengan Tuchel. "Menjadi yang pertama? Sungguh luar biasa. Saya tak bisa berkata-kata."

Tidak Merasa Tertekan sebagai Pelopor

Ketika ditanya soal tekanan menjadi pemain Muslim pertama di tim senior Inggris, mantan bintang tim nasional U-21 ini menjawab santai,

"Mungkin, mungkin juga tidak. Saya main sepak bola dengan senyum, bahagia, dan sisanya mengalir begitu saja."

Keyakinan agama memainkan peran besar dalam hidup Spence. Ia sering mengungkapkan rasa syukur di media sosial, menegaskan, "Tuhan

adalah yang terhebat. Saya banyak berdoa, terutama di saat-saat tersulit. Iman saya sangat penting."

Perjuangan Karier dan Mentalitas Kuat

Perjalanan Spence menuju skuad Inggris penuh liku. Pada 2022, ia meraih promosi bersama Nottingham Forest melalui babak play-off, lalu direkrut Tottenham Hotspur dari Middlesbrough dengan nilai transfer hingga £20 juta.

Namun, manajer saat itu, Antonio Conte, secara terbuka menyebut Spence bukan pilihannya, yang sempat mengguncang kepercayaan dirinya.

"Itu menyakitkan, tapi saya pejuang. Saya selalu berusaha memberikan yang terbaik," ungkap Spence.

Setelah dipinjamkan ke Rennes, Leeds, dan Genoa, ia akhirnya menembus skuad utama Spurs pada Desember 2024, bahkan tampil impresif sebagai pemain pengganti di final Liga Europa di Bilbao.

Inspirasi dari Kritik dan Mentalitas Juara

Spence dikenal menggunakan kritik sebagai motivasi. Ia pernah menandai mantan pelatih Middlesbrough, Neil Warnock, dalam unggahan media sosial dengan trofi play-off dan cerutu perayaan.

"Saya ingat siapa yang meragukan saya. Membuktikan mereka salah terasa menyenangkan," katanya sambil tersenyum.

Mentalitas kuat ini membawa Spence melewati tantangan, termasuk diabaikan dari skuad penyisihan grup Liga Europa oleh pelatih Ange Postecoglou. "Tanpa mentalitas kuat, Anda tak akan sampai ke puncak," tegasnya.

Menginspirasi Generasi Muda

Spence berharap perjalanannya menginspirasi, terutama generasi muda. "Kalau aku bisa, kamu juga pasti bisa," katanya. "Bukan hanya anak-anak Muslim, tapi siapa pun dari agama apa pun. Fokus, dan kamu akan berhasil!"

Dengan debutnya di tim nasional Inggris, Djed Spence bukan hanya mencatat sejarah, tetapi juga menjadi teladan bahwa iman, kerja keras, dan mentalitas juara bisa mengatasi segala rintangan.(rak)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#thomas tuchel #bek sayap #Djed Spence #pemain Muslim pertama #timnas inggris