Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pep Guardiola Sebut Manchester City Lupa Cara Mengoper Bola Usai Kalah dari Brighton

Rahmat Adhy Kurniawan • Senin, 1 September 2025 | 15:22 WIB
Pep Guardiola tampak kecewa dengan cara main Manchester City.
Pep Guardiola tampak kecewa dengan cara main Manchester City.

RADAR SURABAYA - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengkritik penampilan timnya yang "lupa mengoper bola" dan "tidak cukup bagus" setelah kekalahan 1-2 dari Brighton and Hove Albion pada laga Liga Premier, Minggu (31/8/2025).

Kekalahan ini menjadi yang kedua bagi The Citizen dalam tiga pertandingan pembuka musim ini.

Brighton berhasil bangkit dari ketertinggalan di Stadion Amex. Gol pembuka City diciptakan Erling Haaland, tetapi pergantian pemain cerdas dari pelatih Brighton, Fabian Hürzeler, mengubah jalannya pertandingan.

James Milner, mantan gelandang City, menyamakan kedudukan lewat penalti setelah pelanggaran tangan Matheus Nunes. Gol kemenangan Brighton dicetak Brajan Gruda pada menit ke-89 melalui tembakan luar biasa.

Kritik Guardiola: Gol Penyeimbang Ubah Momentum

Guardiola menilai gol penyeimbang Brighton mengubah dinamika pertandingan. Dalam wawancara dengan Sky Sports, ia mengatakan,

"Kami bermain sangat baik selama satu jam, agresif dan dinamis. Namun, setelah kebobolan, kami lupa mengoper bola dan hanya memainkan bola-bola panjang. Kami tidak cukup bagus."

Ia menambahkan kepada BBC Sport, "Saya suka banyak hal yang tim lakukan, tetapi setelah kebobolan, kami berhenti bermain. Ini baru awal musim, masih panjang perjalanan di depan."

Guardiola juga memuji performa Rodri yang bermain penuh 90 menit dan menyebut skuadnya tengah beradaptasi dengan perubahan pemain baru.

Fabian Hurzeler: Energi dan Kebersamaan Kunci Kemenangan

Pelatih Brighton, Fabian Hurzeler, menegaskan kemenangan timnya bukan hanya soal taktik, melainkan "energi, intensitas, dan kebersamaan."

Ia memuji peran pemain pengganti seperti Milner dan Gruda yang membawa dampak besar. "Kami tidak puas dengan skor 1-1. Kami ingin gol kedua, dan kami pantas mendapatkannya," ujar Hürzeler.

Hürzeler juga menyebut Guardiola sebagai "pelatih terbaik di dunia" dan menganggap menghadapi City sebagai tantangan besar.

"Ini bukan soal satu orang, tetapi performa tim. Pemain saya menunjukkan komitmen dan perjuangan bersama," tambahnya.

Baca Juga: Kalah dari Liverpool, Statistik Viktor Gyokeres Jadi Sorotan: Tak Satupun Tembakan

Catatan Pertandingan

Kekalahan ini menambah tekanan pada Manchester City, yang sebelumnya juga kalah dari Tottenham Hotspur.

Sementara itu, Brighton merayakan kemenangan kandang pertama mereka musim ini, menunjukkan potensi di bawah asuhan Hurzeler.(rak)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Fabian Hurzeler #manchester city #lupa mengoper bola #pep guardiola #brighton #brighton and hove albion