Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Ruben Amorim Dinilai Lemah untuk Latih Tim Sekaliber Manchester United

Rahmat Adhy Kurniawan • Jumat, 29 Agustus 2025 | 00:57 WIB
Ruben Amorim dan mantan pelatih Liverpool Jurgen Klopp.
Ruben Amorim dan mantan pelatih Liverpool Jurgen Klopp.

RADAR SURABAYA- Manchester United kembali dipermalukan setelah tersingkir dari Piala Liga oleh tim League Two, Grimsby Town, pada Rabu malam (27/8/2025).

Kekalahan adu penalti ini memicu kritik tajam terhadap pelatih Ruben Amorim, yang dicap "lemah" dan "bukan orang tepat" untuk klub sebesar Man United.

Namun, tindakan Amorim yang menolak menonton penalti ternyata mirip dengan kebiasaan Jürgen Klopp di Liverpool. Apa sebenarnya yang terjadi?

Kekalahan Man United dari Grimsby Town

Dalam laga Piala Liga, Amorim melakukan rotasi pemain, tetapi tetap menurunkan skuad kuat dengan nama-nama seperti Harry Maguire, Amad Diallo, dan Matheus Cunha.

Meski diperkuat Bruno Fernandes dan Bryan Mbeumo di akhir pertandingan, Man United gagal menang dan kalah dalam adu penalti.

Kekalahan ini menambah tekanan pada Amorim, yang baru menangani klub sejak November 2024.

Dalam wawancara pascapertandingan, Amorim tampak kecewa dan secara tidak langsung menyindir para pemainnya, seolah mereka sengaja ingin membuatnya dipecat. Namun, sorotan justru tertuju pada bahasa tubuhnya selama adu penalti.

Kritik Pedas dari Jurnalis Daily Mail

Reporter Daily Mail, Craig Hope, menyoroti kebiasaan Amorim yang memalingkan muka dan menolak menonton tendangan penalti pemainnya. Dalam cuitan di X, Hope menyebut tindakan ini sebagai tanda kepemimpinan yang lemah.

"Ruben Amorim duduk di bangku cadangan dan tidak menyaksikan penalti sama sekali bukan pemimpin," tulis Hope.

"Sekalipun Man United menang, ini menunjukkan dia bukan orang yang tepat untuk klub sebesar itu. Lemah."

Baca Juga: Bursa Transfer: Liverpool di Ambang Transfer Besar, Rekrut Marc Guehi dari Crystal Palace Segera Rampung

Komentar Hope, yang biasa meliput Newcastle United, memicu diskusi panas di media sosial. Banyak yang membandingkan sikap Amorim dengan Jürgen Klopp, mantan pelatih Liverpool yang juga sering melakukan hal serupa.

Jürgen Klopp dan Kebiasaan Takhayul

Jürgen Klopp, selama sembilan tahun menangani Liverpool, dikenal sering membelakangi lapangan saat adu penalti.

Namun, tidak ada yang meragukan kesuksesannya. Klopp memimpin Liverpool meraih gelar Liga Champions 2019 dan Liga Inggris 2020, membuktikan bahwa kebiasaan ini bukan tanda kelemahan.

Pada 2017, Klopp pernah mengungkap alasan di balik kebiasaannya. "Saya tidak terlalu sering menonton penalti," katanya.

"Secara umum, saya tidak percaya takhayul, tetapi saat kami menendang penalti, mungkin itu berarti sesuatu yang berbeda."

Klopp menegaskan bahwa tindakannya bukan karena kurang percaya pada pemain, melainkan soal kebiasaan pribadi.

Apakah Amorim Tidak Cocok untuk Man United?

Kritik terhadap Amorim muncul di tengah performa inkonsisten Man United musim ini. Kekalahan dari Grimsby Town menjadi sorotan karena memperlihatkan kerentanan tim, meskipun dengan skuad yang kompetitif.

Bagi sebagian penggemar, bahasa tubuh Amorim mencerminkan tekanan besar menangani klub sekaliber Man United.

Namun, perbandingan dengan Klopp menunjukkan bahwa kebiasaan tidak menonton penalti bukanlah indikator kegagalan.

Klopp, yang kini telah meninggalkan Liverpool, membuktikan bahwa kepemimpinan tidak hanya diukur dari gestur di pinggir lapangan, tetapi juga dari hasil jangka panjang.

Reaksi Penggemar di Media Sosial

Di X, penggemar Man United terbagi. Sebagian mendukung Amorim, menyebutnya masih butuh waktu untuk beradaptasi.

Yang lain setuju dengan Hope, menganggap Amorim belum siap menghadapi ekspektasi tinggi di Old Trafford.

Perdebatan ini terus memanas, dengan kata kunci seperti "Ruben Amorim", "Man United", dan "Grimsby Town" trending di platform tersebut.

Apa Selanjutnya untuk Amorim dan Man United?

Kekalahan ini menambah daftar tantangan Amorim di Man United. Dengan tekanan yang terus meningkat, pelatih asal Portugal ini perlu segera

membuktikan diri, baik melalui hasil di lapangan maupun kepemimpinan di luar lapangan.

Apakah Amorim bisa mengikuti jejak Klopp dan membungkam kritik? Hanya waktu yang akan menjawab.(rak)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#jurgen klopp #Grimsby Town #lemah #liverpool #Ruben Amorim #Manchester United