RADAR SURABAYA- Chelsea menunjukkan performa gemilang meski tanpa Cole Palmer, menggasak West Ham United 5-1 pada laga Jumat malam atau Sabtu dini hari WIB di Stadion London.
Kemenangan ini menjadi tiga poin pertama The Blues di Liga Primer Inggris musim 2025/2026, sekaligus menggarisbawahi potensi mereka sebagai kandidat juara.
Babak Pertama Penuh Aksi
Pertandingan dimulai dengan kejutan ketika Lucas Paqueta membawa West Ham unggul cepat. Namun, Chelsea langsung merespons melalui dua gol kilat dari Joao Pedro dan Pedro Neto, membalikkan skor menjadi 2-1.
Enzo Fernandez kemudian memantapkan keunggulan The Blues dengan gol ketiga sebelum turun minum.
Dominasi Chelsea di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Chelsea tidak mengendurkan tekanan. Moises Caicedo dan Trevoh Chalobah mencetak gol beruntun, memastikan kemenangan telak 5-1.
Meski West Ham berusaha bangkit, pertahanan rapuh dan kurangnya kreativitas membuat mereka tak berdaya menghadapi serangan The Blues.
Analisis Pertandingan: Kelemahan dan Kekuatan
Menurut Sports Mole, laga ini memperlihatkan celah di lini pertahanan kedua tim. Gol Paqueta seharusnya bisa diantisipasi oleh kiper Chelsea, Robert Sánchez.
Di sisi lain, pertahanan West Ham terlihat rapuh, dengan lini tengah yang kesulitan menghadapi intensitas permainan Liga Premier.
Namun, Chelsea unggul berkat kedalaman skuad dan kemampuan menyerang mereka. Estevão, João Pedro, dan Pedro Neto menjadi mimpi buruk bagi pertahanan West Ham.
Kecepatan Estevão dan Neto, ditambah pergerakan cerdas Fernández dan Pedro di lini tengah, membuat The Blues tampil dominan meski tanpa Palmer, yang absen karena cedera.
Sorotan untuk West Ham
Pelatih West Ham, Graham Potter, kini menghadapi tantangan besar. Lini belakang The Hammers terlihat rapuh, sementara serangan mereka terlalu bergantung pada umpan panjang kepada Jarrod
Bowen dan Niclas Füllkrug. Kurangnya kreativitas di lini tengah menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diperbaiki.
Optimisme untuk Chelsea
Di kubu Chelsea, Enzo Maresca patut berbangga. Respons timnya setelah tertinggal menunjukkan mental juara.
Gaya sepak bola menyerang yang mengalir bebas tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkuat keyakinan bahwa The Blues bisa bersaing di papan atas musim ini.
Mengapa Chelsea Layak Diperhitungkan?
Kemenangan 5-1 ini menegaskan kekuatan Chelsea di musim 2025/2026. Dengan skuad muda dan berbakat seperti Estevão, Pedro Neto, dan João Pedro, ditambah pengalaman Fernández
dan Caicedo, Chelsea menunjukkan bahwa mereka tidak hanya mengandalkan satu pemain bintang. Absennya Cole Palmer justru menjadi bukti kedalaman tim yang luar biasa.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan