RADAR SURABAYA- Liverpool menang 4–2 atas Bournemouth di pekan perdana Liga Primer Inggris, tetapi performa The Reds belum sepenuhnya meyakinkan.
Kembalinya Ryan Gravenberch diprediksi bisa jadi solusi bagi tim Arne Slot.
Liverpool mengawali musim baru dengan hasil yang belum sepenuhnya memuaskan. Kekalahan dari Crystal Palace di Community Shield sudah menjadi sinyal peringatan, lalu kemenangan atas
Bournemouth di laga pembuka Liga Primer semakin menegaskan bahwa pasukan Arne Slot masih dalam proses adaptasi.
Gol Federico Chiesa dan Mohamed Salah di menit-menit akhir menjadi penentu, tetapi permainan The Reds jauh dari kata solid.
Perombakan Besar di Anfield
Musim panas ini, Anfield mengalami perombakan besar. Penjualan pemain menghasilkan lebih dari £200 juta, sementara Virgil van Dijk dan Mohamed Salah memilih bertahan dengan menandatangani kontrak baru.
Trent Alexander-Arnold yang hijrah ke Real Madrid digantikan oleh dua bek sayap anyar, Milos Kerkez dan Jeremie Frimpong.
Selain itu, hampir £200 juta dikeluarkan untuk mendatangkan striker Hugo Ekitike dan gelandang serang Florian Wirtz.
Meski bertabur pemain baru, Slot masih butuh waktu untuk menemukan formula yang tepat. Wirtz dan Kerkez bahkan terlihat belum sepenuhnya nyaman dengan peran mereka sejauh ini.
Peran Vital Gravenberch
Kembalinya Ryan Gravenberch dari hukuman larangan bermain satu pertandingan bisa menjadi titik balik.
Absennya gelandang asal Belanda itu membuat peran Dominik Szoboszlai dan Alexis Mac Allister tidak jelas, karena keduanya bergantian turun
membantu pertahanan sekaligus membangun serangan. Bahkan, Florian Wirtz pun sering turun terlalu dalam untuk mencari bola.
Dengan Gravenberch kembali, peran gelandang akan lebih terstruktur. Kehadirannya bisa menyederhanakan tanggung jawab rekan setim sekaligus memberi keseimbangan yang selama ini hilang.
Membebaskan Peran Bek Sayap
Efek lain dari kembalinya Gravenberch adalah kebebasan bagi Kerkez untuk kembali ke peran terbaiknya sebagai bek sayap menyerang.
Saat melawan Bournemouth, Kerkez diposisikan lebih dalam sebagai bek tengah ketiga dalam build-up, yang jelas tidak sesuai dengan karakter aslinya sebagai pembawa bola cepat.
Jika Gravenberch mengambil alih peran sebagai poros bertahan, Slot bisa mendorong Kerkez dan Frimpong lebih aktif menyerang.
Pola ini diyakini mampu memaksimalkan potensi keduanya sekaligus memperbaiki keseimbangan tim.
Tantangan Arne Slot
Meski baru satu pekan Liga Primer berjalan, tanda-tanda bahwa Liverpool masih berproses sudah terlihat jelas.
Arne Slot harus cepat menemukan racikan yang tepat agar The Reds tidak kehilangan momentum di awal musim.
Dan mengandalkan Ryan Gravenberch bisa menjadi langkah sederhana yang memberi dampak besar bagi Liverpool. Dan ini harus terjadi saat menghadapi Newcastle United pada laga kedua.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan