Radar Surabaya – Petarung asal Swedia, Khamzat Chimaev, resmi merebut gelar juara dunia kelas middleweight UFC setelah mengalahkan Dricus Du Plessis lewat kemenangan angka mutlak (unanimous decision) pada gelaran UFC 319 di United Center, Illinois, Minggu (17/7) pagi WIB.
Pertarungan berlangsung sengit selama lima ronde penuh. Du Plessis sempat menunjukkan perlawanan kuat di dua ronde awal, namun sejak ronde ketiga, Chimaev mulai mengambil alih kendali laga. Melalui strategi ground and pound, ia menekan lawannya selama lebih dari tiga menit dan bahkan sempat melancarkan kuncian rear naked choke, meskipun Du Plessis berhasil melepaskan diri.
Memasuki ronde keempat, tekanan Chimaev semakin intens. Ia beberapa kali sukses melakukan takedown dan kembali mencoba kuncian di akhir ronde. Statistik menunjukkan bahwa Chimaev mendominasi pertarungan bawah dengan durasi hampir empat menit per ronde.
Ronde kelima menjadi klimaks pertandingan. Kedua petarung terlibat jual beli pukulan sebelum Chimaev kembali menjatuhkan Du Plessis dengan double leg takedown. Namun, sang juara bertahan sempat membalikkan keadaan dan membuat Chimaev terjatuh.
Ketegangan memuncak di 30 detik terakhir ketika Du Plessis mencoba mengakhiri laga lewat kuncian, namun gagal. Disiplin bertahan Chimaev menjadi kunci hingga laga usai. Sepanjang pertandingan, Chimaev tercatat rata-rata melakukan tiga takedown per ronde.
Kemenangan tersebut memastikan Khamzat Chimaev sebagai juara baru kelas middleweight UFC dan mengakhiri dominasi Du Plessis di divisi tersebut. (kvn/mel/fir)
Editor : M Firman Syah