RADAR SURABAYA – Manchester City menghadapi tekanan besar menjelang penutupan bursa transfer musim panas 2025.
Demi mematuhi aturan UEFA di Liga Champions, juara bertahan Liga Primer Inggris itu harus melepas lima pemain sebelum tenggat waktu 1 September.
Salah satu nama terpanas dalam daftar keluar adalah Jack Grealish, yang dikabarkan selangkah lagi menuju Everton.
Aturan UEFA Jadi Kendala Besar
Berdasarkan regulasi UEFA, setiap klub hanya boleh mendaftarkan maksimal 25 pemain di Daftar A Liga Champions, termasuk minimal delapan pemain homegrown.
Saat ini, Manchester City memiliki 32 pemain dalam skuad utama. Dengan komposisi tersebut, mereka harus memangkas jumlah pemain senior secara signifikan jika ingin lolos verifikasi skuad UEFA.
Di kompetisi domestik, Liga Primer Inggris memberlakukan aturan yang sedikit berbeda, sehingga City hanya perlu melepas satu pemain untuk memenuhi syarat.
Namun, di pentas Eropa, kebutuhan merampingkan skuad jauh lebih mendesak.
Aktivitas Transfer Masif City
Man City menjadi salah satu klub tersibuk di bursa transfer musim panas ini. Pep Guardiola telah mendatangkan enam rekrutan anyar:
Rayan Cherki (Olympique Lyon) – Gelandang serang kreatif asal Prancis
Tijjani Reijnders (AC Milan) – Gelandang box-to-box asal Belanda
Rayan Ait-Nouri (Wolves) – Bek kiri eksplosif asal Prancis-Aljazair
Sverre Nypan (RB Salzburg) – Gelandang muda Norwegia berbakat
James Trafford (Burnley) – Kiper Inggris yang kembali setelah sebelumnya dijual
Marcus Bettinelli (Chelsea) – Kiper pelapis berpengalaman
Kedatangan mereka membuat persaingan di skuad semakin ketat dan memaksa City mengambil keputusan sulit terkait pemain yang akan dilepas.
Siapa Saja yang Sudah Pergi?
Sejauh ini, tujuh nama telah resmi meninggalkan Etihad: Kyle Walker, Kevin De Bruyne, Maximo Perrone, Yan Couto, Scott Carson, Vitor Reis (dipinjamkan), dan Juma Bah (dipinjamkan)
Meski begitu, City masih perlu mengosongkan lima slot lagi.
Jack Grealish: Dari Bintang ke Daftar Jual
Grealish, yang bergabung dari Aston Villa pada 2021 dengan rekor transfer £100 juta, kini berada di persimpangan karier.
Setelah hanya tampil sporadis musim lalu dan kalah bersaing di lini serang, pemain berusia 29 tahun itu terbuka untuk pindah demi mendapatkan menit bermain menjelang Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Menurut TEAMtalk, Grealish telah mencapai kesepakatan lisan untuk bergabung dengan Everton dengan status pinjaman satu musim.
Negosiasi antar klub kini berfokus pada struktur pembayaran gaji dan klausul opsi pembelian permanen.
Tottenham Hotspur sempat masuk dalam persaingan, terutama setelah James Maddison cedera, tetapi The Toffees diyakini berada di posisi terdepan.
Pemain Lain yang Berpotensi Angkat Kaki
Selain Grealish, beberapa pemain lain juga berada di ambang pintu keluar:
James McAtee (22 tahun) – Diminati klub Liga Primer dan Bundesliga, kemungkinan dijual permanen jika tawaran memuaskan.
Kalvin Phillips – Gagal bersinar selama masa peminjaman di Ipswich Town. Mantan klubnya, Leeds United, tertarik memboyongnya kembali.
Ederson & Stefan Ortega – Keduanya dikaitkan dengan kepindahan setelah City memulangkan James Trafford untuk menjadi kiper utama.
Dampak bagi Skuad Guardiola
Kehilangan Grealish dan beberapa nama senior tentu akan mengurangi kedalaman skuad City. Namun, Guardiola tampaknya siap mengandalkan
kombinasi pemain baru dan talenta muda untuk mempertahankan dominasi di Liga Primer dan kembali merebut trofi Liga Champions.
Dengan bursa transfer yang tinggal beberapa minggu lagi, City harus bergerak cepat. Keterlambatan melepas pemain tidak hanya
berpotensi melanggar aturan UEFA, tetapi juga dapat mengganggu ritme persiapan tim menjelang musim kompetisi yang padat.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan