LIVERPOOL - Liverpool bersiap menambah amunisi baru di lini depan dengan mendatangkan Hugo Ekitike dari Eintracht Frankfurt. Striker muda asal Prancis itu disebut-sebut sebagai calon penyerang tengah komplet dan telah menarik perhatian banyak pihak, termasuk pengamat Bundesliga.
Kesepakatan antara Liverpool dan Frankfurt dikabarkan telah tercapai dengan nilai transfer mencapai €95 juta (sekitar Rp1,72 triliun). Jumlah ini menjadikan Ekitike sebagai rekrutan termahal kedua dalam sejarah klub setelah Florian Wirtz.
Siapa Hugo Ekitike?
Pemain berusia 23 tahun ini telah mengemas 50 gol dari 151 pertandingan sepanjang kariernya. Di musim terakhir bersama Frankfurt, ia tampil cemerlang dengan torehan 26 gol dan 14 assist dalam 64 pertandingan.
Menurut analis Bundesliga, Seb Stafford Bloor, Ekitike adalah pemain yang sangat berbahaya dalam skema serangan balik. Ia bisa bermain di tengah maupun sisi kiri, memiliki kecepatan, teknik, dan kemampuan duel udara yang mumpuni.
“Ia berkembang menjadi pusat serangan Frankfurt, unggul dalam duel satu lawan satu, dan bisa menjadi target mematikan di kotak penalti,” ujar Stafford-Bloor dalam tulisannya di The Athletic.
Kontrak dan Rencana Besar Liverpool
Fabrizio Romano menyebut Ekitike telah menyetujui kontrak enam tahun hingga musim panas 2031. Ia hanya ingin bergabung dengan Liverpool meski diminati banyak klub besar.
Perekrutan Ekitike juga menjadi sinyal bahwa pelatih Arne Slot tengah membangun ulang lini serang Liverpool. Setelah lima pemain baru masuk musim panas ini, Liverpool masih dikaitkan dengan Rodrygo, Marc Guehi, bahkan Alexander Isak.
Tapi, Tidak Sempurna: Ini Dua Kelemahannya
Meski disebut-sebut sebagai the next big thing, Ekitike belum sepenuhnya matang. Ia dinilai masih sering terburu-buru dalam menyelesaikan peluang dan perlu meningkatkan efisiensi di depan gawang.
Hal ini penting mengingat ekspektasi besar menyusul harga transfer fantastisnya yang mencapai Rp1,7 triliun.
Statistik Mewah ala Striker Top Eropa
Menurut data FBref, musim lalu Ekitike masuk 10% striker terbaik di lima liga top Eropa untuk metrik:
- Rata-rata tembakan
- Assist
- Non-penalty xG
- Aksi pencipta peluang
- Dribel progresif
- Keberhasilan menggiring bola melewati lawan
Baca Juga: Indonesia U-23 vs Malaysia U-23: Laga Penentu Garuda Muda di ASEAN U-23 Championship 2025
Kedatangan Ekitike memunculkan spekulasi seputar masa depan Darwin Nunez yang tampil inkonsisten musim lalu. Jika Ekitike mampu memenuhi potensinya, bukan tidak mungkin ia akan menjadi juru gedor utama Liverpool musim 2025/2026.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan