RADAR SURABAYA- Gelandang Bayern Munich, Jamal Musiala, menegaskan bahwa tidak ada pihak yang perlu disalahkan atas cedera patah kaki yang dialaminya saat menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) dalam perempat final Piala Dunia Antarklub 2025.
Insiden ini terjadi usai benturan keras dengan kiper PSG, Gianluigi Donnarumma, pada akhir babak pertama.
Pemain berusia 22 tahun itu mengalami fraktur tulang fibula dan dislokasi pergelangan kaki kiri. Setelah menjalani operasi di Munich, Musiala diperkirakan akan absen selama beberapa bulan ke depan.
"Operasinya berjalan dengan sangat baik. Saya dalam kondisi baik dan saya ingin mengatakan tidak ada yang perlu disalahkan atas cedera ini," ujar Musiala lewat unggahan di Instagram pada Rabu (9/7).
Menurutnya, situasi semacam ini adalah bagian dari risiko dalam sepak bola. “Saya rasa, hal seperti ini memang bisa terjadi.
Sekarang saya akan fokus untuk membangun kembali kekuatan dan menjaga semangat positif,” tulisnya.
Donnarumma terlihat terguncang usai kejadian tersebut. Ia sempat menangis dan kemudian menyampaikan doa untuk Musiala melalui media sosial.
“Seluruh doa dan harapan baikku menyertaimu,” tulis Donnarumma, yang dibalas Musiala dengan, “Terima kasih atas doamu. Jangan khawatir, ini bagian dari sepak bola.”
Namun, rekan-rekan Musiala di Bayern Munich menunjukkan reaksi keras. Kapten Manuel Neuer menyalahkan Donnarumma atas cedera tersebut.
Pelatih Vincent Kompany pun mengaku kecewa dan marah atas insiden yang menimpa anak asuhnya.
Sementara itu, Anggota Dewan Olahraga Bayern, Max Eberl, menyebut tindakan Donnarumma “berisiko tinggi” karena lompatannya saat mencoba mengamankan bola tidak sepenuhnya aman.
Meski menuai kritik dari berbagai pihak, Musiala tetap konsisten untuk tidak menyalahkan siapa pun. “Saya dalam perawatan yang bagus. Sekarang waktunya fokus ke pemulihan,” tegasnya.
PSG akhirnya menang 2-0 atas Bayern dan melaju ke semifinal untuk menghadapi Real Madrid. Namun, absennya Musiala menjadi pukulan berat bagi Bayern Munich menjelang musim baru.
“Cedera serius ini benar-benar mengejutkan bagi Jamal dan bagi kami semua,” ujar Max Eberl.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan