RADAR SURABAYA – Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola. Penyerang Liverpool, Diogo Jota, dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas tragis di Zamora, Spanyol.
Sebagai bentuk penghormatan, Liverpool mengibarkan bendera setengah tiang di Stadion Anfield.
Dalam unggahan Liverpool Echo melalui akun X resminya, terlihat bendera Liverpool berukuran kecil dikibarkan setengah tiang di dekat The Paisley Gateway, gerbang ikonik Stadion Anfield.
“Bendera setengah tiang dikibarkan di Stadion Anfield sebagai penghormatan kepada Diogo Jota,” tulis Liverpool Echo.
Kabar duka ini juga dikonfirmasi secara resmi oleh klub melalui pernyataan tertulis. “Liverpool FC sangat berduka atas meninggalnya Diogo Jota,” tulis pihak klub.
“Liverpool FC tidak akan memberikan komentar lebih lanjut saat ini dan meminta agar privasi keluarga, teman, rekan setim, dan staf klub Diogo
dan Andre dihormati karena mereka tengah mencoba menerima kehilangan yang tak terbayangkan ini,” lanjut pernyataan tersebut.
Kronologi Kecelakaan yang Menewaskan Diogo Jota
Mengutip laporan media Spanyol Marca, kecelakaan lalu lintas yang menewaskan Diogo Jota terjadi di kilometer 65 jalan tol A-52, wilayah Zamora, Sanabria.
Mobil yang ditumpangi Jota (28 tahun) bersama adiknya, Andre Silva (25 tahun), keluar jalur dan terbakar hebat.
Keduanya dinyatakan meninggal di tempat. Andre Silva diketahui juga berprofesi sebagai pesepak bola dan bermain untuk klub Penafiel yang berkompetisi di kasta kedua Liga Portugal.
Dukacita Global atas Kepergian Diogo Jota
Kepergian Diogo Jota memicu gelombang duka dari berbagai pihak. Para suporter Liverpool dan komunitas sepak bola global mengungkapkan rasa kehilangan mendalam atas kepergian pemain asal Portugal yang dikenal berdedikasi tinggi dan penuh semangat itu.
Pengibaran bendera setengah tiang di Anfield menjadi simbol berkabung dan penghormatan bagi sosok yang telah memberikan kontribusi besar bagi The Reds sejak bergabung pada 2020.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan