RADAR SURABAYA- Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, meminta para pemainnya untuk mengistirahatkan pikiran setelah tersingkir dari FIFA Club World Cup 2025.
City kalah dramatis 3-4 dari Al Hilal pada laga babak 16 besar yang berlangsung di Camping World Stadium, Orlando, Selasa WIB.
“Kami sangat ingin melanjutkan turnamen ini. Kami hanya bisa tampil di ajang ini sekali setiap empat tahun.
Kami merasa tim tampil baik, tapi sekarang waktunya pulang dan mengistirahatkan pikiran untuk musim baru,” ujar Guardiola, dikutip dari laman resmi Piala Dunia Antarklub.
Manchester City gagal melaju ke perempat final setelah takluk di babak tambahan waktu. Gol penentu kemenangan Al Hilal dicetak Marcos Leonardo pada menit ke-112.
Meski kecewa, Guardiola tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya yang menurutnya telah menunjukkan semangat dan kualitas tinggi selama turnamen berlangsung.
“Suasananya sangat baik. Saya tidak bisa cukup berterima kasih kepada Manchester City dan terutama para pemain atas cara mereka berlatih dan bermain,” katanya. “Margin di level ini sangat kecil.”
Pelatih asal Spanyol itu juga menyoroti penyelesaian akhir yang kurang tajam dari lini depan City, terutama di babak pertama saat mereka menguasai jalannya laga namun gagal mencetak gol.
“Kami harus bisa mencetak gol dan tampil lebih klinis,” ujarnya. “Mereka tidak menciptakan banyak peluang di babak pertama; kami punya, tapi tidak bisa menyelesaikannya.”
Salah satu faktor utama kegagalan City meraih kemenangan lebih awal adalah penampilan gemilang kiper Al Hilal asal Maroko, Yassine Bounou, yang tampil luar biasa di babak kedua.
“Penjaga gawang mereka bermain luar biasa. Kami memberi mereka celah untuk melakukan transisi, dan mereka memanfaatkannya,” ucap Guardiola.
Meski tersingkir, Guardiola tetap melihat banyak sisi positif dari penampilan timnya.
“Saya melihat banyak hal bagus yang bahkan belum pernah saya lihat sebelumnya,” katanya. “Hubungan antarpemain sangat solid, kapten kami Bernardo Silva sangat membantu, dan standar kerja dari staf tetap tinggi.” pungkasnya.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan