Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Andorra vs Inggris: Suporter Marah, Tuchel Kesal! Inggris Dihujat Meski Menang Tipis atas Andorra

Rahmat Adhy Kurniawan • Minggu, 8 Juni 2025 | 13:05 WIB
Thomas Tuchel mengecam
Thomas Tuchel mengecam

RADAR SURABAYA - Thomas Tuchel melontarkan kritik tajam terhadap performa timnas Inggris usai kemenangan tipis 1-0 atas Andorra dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026.

Pelatih asal Jerman tersebut menilai para pemain Inggris "bermain api" dan menunjukkan sikap serta bahasa tubuh yang tidak pantas dalam pertandingan tersebut.

Kemenangan Inggris atas Andorra Dinilai Tidak Meyakinkan

Gol tunggal dari Harry Kane di babak kedua menjadi penentu kemenangan Inggris. Meski berhasil mengamankan tiga poin, penampilan The Three Lions jauh dari kata meyakinkan.

Bahkan, para suporter mencemooh tim asuhan Tuchel saat turun minum dan selepas pertandingan.

Suporter juga meluapkan kekesalan mereka dengan meneriakkan cercaan kepada Perdana Menteri Keir Starmer, menyebutnya “bajingan” di tengah kekecewaan terhadap performa timnas Inggris.

Tuchel: Kami Bermain dengan Api

Dalam konferensi pers usai pertandingan, Tuchel menyampaikan kekecewaannya secara terbuka.

 “Saya pikir pada akhirnya, kami bermain dengan api,” ujar Tuchel. “Rasanya seperti pertandingan piala di mana tim unggulan bertindak seolah-olah tidak menghadapi bahaya apa pun. Saya tidak melihat kesadaran bahwa kami hanya unggul 1-0 dalam laga kualifikasi.”

The Three Lions Inggris dicemooh karena hanya mampu mengalahkan tim peringkat 173 dunia dengan skor 1-0.
The Three Lions Inggris dicemooh karena hanya mampu mengalahkan tim peringkat 173 dunia dengan skor 1-0.

Tuchel menambahkan bahwa energi tim justru menurun ketika seharusnya meningkat untuk mengunci kemenangan dengan lebih meyakinkan.

Ia juga menyoroti bahasa tubuh pemain yang menurutnya tidak mencerminkan keseriusan dalam sebuah laga internasional penting.

 

Bahasa Tubuh Pemain Inggris Jadi Sorotan

Menurut Tuchel, sikap para pemain di 25 menit terakhir pertandingan sangat mengecewakan. Ia menilai tim kehilangan semangat dan keseriusan yang seharusnya ditunjukkan dalam kualifikasi Piala Dunia.

“Saya tidak suka sikap kami di akhir pertandingan. Bahasa tubuh kami buruk dan tidak mencerminkan profesionalisme yang dibutuhkan di level ini,” tegasnya.

Tuchel Tidak Menyalahkan Suporter Inggris

Tuchel memahami reaksi suporter yang mencemooh timnya. Ia memuji atmosfer luar biasa di stadion, namun mengakui bahwa suporter berhak kecewa terhadap performa yang ditampilkan.

 “Dukungan mereka sangat luar biasa, tetapi saya tidak bisa menyalahkan mereka atas rasa kecewa. Kami sendiri tidak puas dengan bagaimana kami mengakhiri babak pertama dan pertandingan secara keseluruhan,” ujar Tuchel.

Terkait nyanyian bernada cercaan kepada Keir Starmer, Tuchel menyatakan bahwa ia tidak mendengar langsung. Namun jika benar terjadi, ia menegaskan hal tersebut tidak dapat dibenarkan.

Harry Kane: Kami Harus Bermain Lebih Baik

Kapten timnas Inggris, Harry Kane, mengakui bahwa laga melawan Andorra bukanlah pertandingan yang akan dikenang banyak orang.

 “Kami memang menang, tetapi performa kami jauh dari memuaskan. Noni Madueke tampil bagus dan menjadi ancaman,

namun kami butuh lebih banyak pemain yang berani dan konsisten seperti dia. Kami harus bermain jauh lebih baik ke depannya,” ujar Kane.

Jadwal Selanjutnya: Inggris vs Senegal

Timnas Inggris akan kembali berlaga dalam pertandingan persahabatan melawan Senegal pada Selasa mendatang di City Ground, markas Nottingham Forest.

Laga ini diharapkan menjadi momen evaluasi dan pembuktian setelah performa mengecewakan melawan Andorra.(rak)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#thomas tuchel #Nottingham Forest #kualifikasi piala dunia 2026 zona eropa #Andorra vs Inggris #harry kane #Keir Starmer #inggris #City Ground