RADAR SURABAYA - Paris berubah menjadi lautan euforia setelah Paris Saint-Germain (PSG) meraih gelar juara Liga Champions dengan kemenangan telak 5–0 atas Inter Milan.
Perayaan luar biasa ini berlangsung hingga larut malam di berbagai sudut ibu kota Prancis.
Sekitar 50.000 pendukung PSG yang tidak dapat hadir langsung di Allianz Arena, Munich, memilih menyaksikan laga final Liga Champions dari markas klub, Parc des Princes, yang dipadati antusiasme.
Perayaan besar-besaran segera terjadi di Kota Cahaya. Ribuan penggemar PSG berparade di sepanjang Champs Elysees,
di bawah gemerlap Menara Eiffel, dan di berbagai ikon kota lainnya. Sorak sorai kemenangan PSG menggema di seluruh penjuru Paris.
Namun, pemain sayap PSG, Ousmane Dembele, menyampaikan imbauan penting kepada para suporter.
Dalam wawancaranya bersama CBS, pemain berusia 28 tahun itu meminta agar euforia kemenangan tidak berujung pada aksi kekerasan.
“Ini adalah malam yang bersejarah bagi kami semua, tapi saya harap para penggemar tetap merayakan dengan damai,” ujar Dembele.
Guna menjaga ketertiban umum, otoritas setempat menerjunkan sekitar 5.400 personel kepolisian ke berbagai titik strategis di Paris setelah PSG memastikan gelar Liga Champions.
Langkah ini diambil untuk mencegah potensi kerusuhan dan memastikan perayaan berlangsung aman.
Kemenangan PSG ini menjadi tonggak penting dalam sejarah klub dan membawa harapan baru bagi dominasi mereka di pentas sepak bola Eropa.
Perayaan kemenangan PSG di Liga Champions diperkirakan akan terus berlangsung dalam beberapa hari ke depan.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan