Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Manchester United Diejek Pendukung Usai Kalah dari ASEAN All-Stars di Tur Pascamusim Asia

Rahmat Adhy Kurniawan • Kamis, 29 Mei 2025 | 09:56 WIB
Manchester United mencapai titik terendah baru setelah mereka kalah  pada pertandingan persahabatan pasca musim pertama mereka
Manchester United mencapai titik terendah baru setelah mereka kalah pada pertandingan persahabatan pasca musim pertama mereka

RADAR SURABAYA – Manchester United kembali menjadi sorotan setelah menelan kekalahan memalukan 0-1 dari ASEAN All-Stars dalam laga persahabatan tur pascamusim di Stadion Nasional Bukit Jalil, Malaysia.

Kekalahan ini memicu kemarahan para penggemar, yang melampiaskan kekecewaan mereka melalui media sosial.

Meskipun menurunkan sejumlah pemain utama seperti Bruno Fernandes, Amad Diallo, Harry Maguire, André Onana, dan Alejandro Garnacho, Manchester United tetap gagal mencetak gol.

Gol tunggal kemenangan dicetak oleh Maung Maung Lwin, membuat ASEAN All Stars—tim eksibisi berisi pemain Asia Tenggara—berhak atas Piala Tantangan Maybank.

Manchester United Cetak Rekor Buruk Jelang Musim Baru

Kekalahan dari ASEAN All-Stars terjadi hanya tiga hari setelah Manchester United finis di peringkat ke-15 Liga Primer Inggris, posisi terburuk sejak mereka terdegradasi pada 1974.

Ini juga merupakan kedua kalinya dalam 35 tahun terakhir Setan Merah gagal tampil di kompetisi Eropa.

Media sosial pun dibanjiri komentar pedas. “Kalian kalah??? Bagaimana bisa?” tulis seorang pengguna di platform X.

Lainnya menyebut hasil tersebut sebagai “memalukan”, sementara penggemar klub rival menambah tekanan dengan sindiran, seperti “Bayangkan terbang ke Malaysia hanya untuk kalah.”

Manchester United Lanjutkan Tur Pascamusim Asia di Tengah Ketidakpastian Skuad

Tur pascamusim Manchester United mencakup pertandingan di Malaysia dan Hong Kong. Klub dilaporkan menerima bayaran sekitar £8 juta dari kegiatan ini.

Namun, beberapa pemain menghadapi ketidakpastian terkait masa depan mereka.

Alejandro Garnacho, misalnya, sempat diminta “berdoa” agar bisa pindah klub oleh pelatih Rúben Amorim, sementara agen Marcus Rashford dilaporkan bertemu dengan petinggi Barcelona untuk membahas potensi transfer musim panas.

United dijadwalkan menutup tur mereka dengan menghadapi tim nasional Hong Kong di Stadion Hong Kong.

Namun, pertandingan tersebut berpotensi berbenturan dengan final piala domestik di Stadion Mong Kok.

United terbang ke Malaysia untuk tur pasca musim mereka beberapa jam setelah menang atas Aston Villa
United terbang ke Malaysia untuk tur pasca musim mereka beberapa jam setelah menang atas Aston Villa

Kritik Terhadap Jadwal Tur Pascamusim yang Padat

Tur pascamusim Manchester United turut menuai kritik dari sejumlah pemain dan manajer. Gareth Southgate dan Kieran Trippier, misalnya,

menyuarakan keprihatinan atas padatnya jadwal yang dianggap membebani pemain secara fisik setelah musim kompetisi yang panjang.

Namun, sebagian penggemar justru menyambut baik tur ini karena memberi kesempatan langka untuk menyaksikan Manchester United secara langsung, terutama di kawasan Asia.

Dalam pernyataan resmi, Manchester United menegaskan pentingnya menjaga hubungan dengan jutaan penggemar mereka di Asia:

“Klub terakhir kali mengunjungi Kuala Lumpur pada 2009 dan Hong Kong pada 2013. Pertandingan Mei ini adalah kesempatan unik bagi pemain dan

staf untuk berinteraksi langsung dengan para penggemar dan menjalin kerja sama dengan mitra komersial di Asia.”

 Tujuan Finansial di Balik Tur Manchester United

Di tengah tekanan finansial dan potensi pelanggaran aturan Keuntungan dan Keberlanjutan Liga Primer, tur pascamusim ini menjadi sumber pendapatan penting bagi Manchester United.

Klub harus melepas pemain mereka untuk tugas internasional mulai 31 Mei, menjelang kualifikasi Piala Dunia dan semifinal Liga Bangsa-Bangsa, di mana Bruno Fernandes dan Portugal akan menghadapi Jerman pada 4 Juni.(rak)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#ASEAN All Star #kompetisi Eropa #malaysia #Ruben Amorim #Manchester United #bruno fernandes