RADAR SURABAYA - Millwall, klub yang berlaga di divisi Championship Inggris, dikabarkan telah melakukan pembicaraan dengan tokoh ternama Arab Saudi, Turki Alalshikh, terkait kemungkinan investasi besar.
Kabar ini mencuat setelah sejumlah sumber mengungkapkan bahwa telah terjadi dialog antara kedua pihak, meskipun pihak Millwall secara resmi membantah adanya pembicaraan tersebut.
Turki Alalshikh, Ketua Otoritas Hiburan Umum Arab Saudi, dikenal sebagai sosok yang mempelopori gelombang investasi besar dalam dunia tinju selama dua tahun terakhir.
Kini, ia dikabarkan tengah mengincar peluang untuk melebarkan pengaruh ke dunia sepak bola Inggris.
Dalam beberapa bulan terakhir, beberapa klub dari Inggris telah mendekati Alalshikh. Sumber eksklusif Mail Sport menyebutkan bahwa Millwall termasuk di antara klub yang membuka jalur komunikasi dengannya.
Saat ini, Millwall menempati posisi kedelapan di klasemen Championship, yang merupakan kasta kedua sepak bola Inggris.
Meski demikian, pernyataan resmi dari Millwall pada Kamis malam menegaskan bahwa klub tersebut tidak sedang dalam proses penjualan.
Klub juga membantah bahwa telah terjadi pembicaraan dengan Alalshikh atau perwakilannya.
Millwall saat ini dimiliki oleh Millwall Holdings Limited dan diketuai oleh James Berylson, yang mengambil alih kepemimpinan setelah ayahnya, John Berylson, meninggal dalam kecelakaan kendaraan bermotor pada tahun 2023.
Sinyal ketertarikan Alalshikh terhadap sepak bola Inggris bukan hal baru. Bulan lalu, kolumnis Mail Sport, Simon Jordan, mengungkapkan bahwa Alalshikh sempat menanyakan saran tentang klub Inggris yang layak dibeli.
Jordan menyarankan klub Sheffield Wednesday, yang musim ini finis empat peringkat di bawah Millwall di Championship.
Menariknya, minggu ini Alalshikh terlihat memposting ulang dan memberikan tanggapan terhadap konten media sosial resmi Millwall, memperkuat spekulasi mengenai ketertarikannya terhadap klub asal London tersebut.
Hal ini juga terjadi setelah Alalshikh resmi memutuskan hubungan dengan klub divisi dua Spanyol, UD Almería, pekan lalu.
Meski belum ada kepastian, rumor ini menunjukkan semakin besarnya minat investor Timur Tengah untuk menanamkan modal di sepak bola Inggris, khususnya di klub-klub Championship yang dianggap memiliki potensi pertumbuhan besar.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan