RADAR SURABAYA - Arsenal menghadapi tantangan berat untuk mencapai final Liga Champions pertama mereka sejak 2006 setelah dikalahkan 0-1 oleh Paris Saint-Germain (PSG) di Emirates Stadium pada Rabu dini hari WIB.
Gol tunggal Ousmane Dembele membuat The Gunners tertinggal secara agregat menjelang leg kedua di Paris.
PSG Kejutkan Arsenal dengan Gol Cepat
PSG tampil agresif sejak awal laga. Serangan cepat mereka membuahkan hasil di menit-menit awal ketika Ousmane Dembele memanfaatkan umpan dari Khvicha Kvaratskhelia dan menaklukkan David Raya dengan penyelesaian klinis ke tiang jauh.
Gol tersebut langsung meredam semangat pendukung tuan rumah dan memberikan momentum bagi tim asuhan Luis Enrique.
Arsenal Gagal Mengimbangi Permainan PSG di Babak Pertama
Setelah gol pembuka, PSG semakin percaya diri dan mendominasi penguasaan bola. Serangan mereka hampir menggandakan keunggulan melalui aksi Marquinhos dan Desire Doue.
Arsenal kesulitan menembus lini tengah lawan dan hanya menciptakan peluang minim di babak pertama, meskipun Bukayo Saka dan Gabriel Martinelli mulai menunjukkan ancaman menjelang turun minum.
Martinelli sempat memaksa Donnarumma melakukan penyelamatan gemilang, namun The Gunners gagal menyamakan kedudukan sebelum jeda.
Arsenal Tampil Lebih Baik Usai Turun Minum
Memasuki babak kedua, Arsenal menunjukkan peningkatan. Mereka hampir mencetak gol penyeimbang melalui sundulan Mikel Merino, namun gol tersebut dianulir setelah pemeriksaan VAR menunjukkan offside.
Leandro Trossard juga nyaris mencetak gol, namun Donnarumma tampil luar biasa di bawah mistar.
Sayangnya, momentum positif itu tak bertahan lama. PSG kembali mengontrol jalannya pertandingan di 15 menit terakhir dan menciptakan sejumlah peluang emas melalui Joao Neves, Bradley Barcola, dan Goncalo Ramos.
Asa Arsenal Masih Terbuka di Leg Kedua
Meskipun tertinggal 0-1, peluang Arsenal masih terbuka. Mereka harus menang di Paris pada leg kedua pekan depan untuk membalikkan agregat dan melaju ke final Liga Champions.
Namun, menghadapi PSG di kandang mereka sendiri bukan tugas mudah, terlebih tim Prancis itu hanya membutuhkan hasil imbang untuk melaju ke final Liga Champions.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan