RADAR SURABAYA – Dunia sepak bola kembali diguncang! Kevin De Bruyne, sang maestro lini tengah Manchester City, dipastikan akan mengakhiri kebersamaannya dengan klub yang telah dibelanya selama lebih dari satu dekade. Kabar mengejutkan ini dikonfirmasi setelah pihak klub memilih untuk tidak memperpanjang kontraknya yang akan habis pada musim panas 2025.
Keputusan Mengejutkan dari Manajemen City
De Bruyne, yang kini berusia 33 tahun, mengaku tak menyangka akan menghadapi kenyataan ini. Dalam wawancara eksklusif usai laga melawan Everton di Goodison Park, ia menyebut bahwa tidak ada pembicaraan mengenai kontrak baru sepanjang musim.
“Saya jujur terkejut. Tidak ada diskusi, tidak ada tawaran baru. Saya hanya diberi tahu bahwa kontrak saya tidak akan diperpanjang,” ungkapnya.
Menurut De Bruyne, keputusan itu disampaikan oleh Direktur Sepak Bola City, Txiki Begiristain, dan CEO Ferran Soriano. Meski manajer Pep Guardiola turut terlibat dalam pengambilan keputusan, ia tidak hadir dalam pertemuan tersebut—hal yang juga cukup disesalkan oleh sang pemain.
De Bruyne: “Saya Masih Layak di Level Tertinggi!
Meskipun klub telah mengambil keputusan besar, De Bruyne masih merasa mampu bermain di level tertinggi. Ia menegaskan bahwa hasratnya terhadap sepak bola belum pudar, dan ia siap untuk melanjutkan karier di tempat lain.
“Saya masih lapar bermain. Saya yakin bisa bersaing di liga manapun,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan betapa beratnya menyimpan keputusan ini sebelum akhirnya diumumkan kepada publik. Setelah pengumuman resmi dibuat, ia mengaku merasa jauh lebih lega.
Ke Mana De Bruyne Akan Melangkah?
Meski belum memberikan pernyataan resmi mengenai klub berikutnya, De Bruyne dikaitkan dengan beberapa tujuan potensial, termasuk Major League Soccer (MLS) dan Liga Pro Saudi. Namun, ia tidak menutup peluang untuk tetap bermain di Premier League.
“Saya terbuka untuk semua opsi. Saya akan berdiskusi dengan keluarga sebelum memutuskan ke mana akan pergi,” jelasnya.
Dengan tiga anak yang masih kecil, keputusan ini bukan hanya soal sepak bola, tapi juga soal kenyamanan hidup dan masa depan keluarga.
Regenerasi Manchester City: Era Baru Telah Dimulai
Kepergian De Bruyne menjadi simbol berakhirnya era skuad pra-Guardiola. Klub kini mulai membidik pemain muda seperti Morgan Gibbs-White dan Florian Wirtz, menyusul investasi besar senilai £180 juta pada bursa transfer Januari lalu.
Guardiola mengakui bahwa ia membutuhkan skuad yang mampu tampil maksimal dua kali seminggu dengan intensitas tinggi. Langkah ini adalah bagian dari visi jangka panjang City untuk tetap kompetitif di semua ajang.
Warisan Abadi: Prestasi De Bruyne Bersama City
Kevin De Bruyne meninggalkan jejak yang tak terlupakan. Ia berhasil mencetak:
- 119 assist di Premier League, terbanyak kedua sepanjang masa.
- 16 trofi bergengsi, termasuk enam gelar Premier League dan satu Liga Champions.
- Ribuan kenangan indah bersama suporter setia The Citizens.
Kontrak De Bruyne secara resmi akan berakhir pada saat digelarnya Piala Dunia Antarklub 2025 di Amerika Serikat. Namun, belum jelas apakah ia akan membela City di ajang tersebut. Jika tidak, laga kontra Fulham pada 25 Mei bisa jadi merupakan laga perpisahan terakhir sang maestro di Etihad Stadium.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan