RADAR SURABAYA - Musim depan akan menjadi momen bersejarah bagi sepak bola Eropa. LaLiga Spanyol dan Liga Primer Inggris dipastikan akan mengirim lima wakil ke Liga Champions UEFA setelah masing-masing mengamankan satu tempat tambahan (European Performance Spot / EPS).
EPS merupakan kebijakan baru yang diperkenalkan oleh UEFA musim lalu sebagai bagian dari reformasi Liga Champions yang akan diperluas menjadi 36 tim.
Dua tempat tambahan diberikan kepada liga dengan performa klub terbaik di tiga kompetisi Eropa: Liga Champions, Liga Europa, dan Liga Konferensi Eropa.
Inggris dan Spanyol Amankan EPS
Liga Primer Inggris telah berada di posisi teratas untuk memperoleh EPS sepanjang musim dan secara resmi mengamankan satu tempat tambahan pada 8 April lalu.
LaLiga menyusul pada 18 April, setelah Lazio tersingkir dari Liga Europa dan Athletic Club mengeliminasi Rangers, memastikan Spanyol finis di dua besar dalam peringkat performa liga Eropa.
Hal ini berarti lima tim teratas di klasemen akhir Liga Primer dan LaLiga akan lolos ke Liga Champions musim depan.
Persaingan Sengit di Liga Primer dan LaLiga
Di Liga Primer, persaingan memperebutkan posisi lima besar sangat ketat. Newcastle United (59 poin) berada di posisi ketiga, diikuti oleh Nottingham Forest (57), Manchester City (55), Chelsea (54), dan Aston Villa (54).
Arsenal diprediksi akan finis di empat besar, membuka peluang tambahan jika salah satu tim Inggris menjuarai kompetisi Eropa.
Sementara itu, di LaLiga, empat besar telah hampir pasti, dan persaingan untuk tempat kelima mengerucut pada Villarreal (51 poin, satu pertandingan tersisa) dan Real Betis (48). Celta Vigo dan Mallorca tertinggal lima poin di bawahnya.
Kemungkinan Liga Primer Kirim Enam hingga Sepuluh Tim ke Eropa
Jika Arsenal menjuarai Liga Champions dan finis di empat besar domestik, tidak akan ada tambahan tempat untuk Inggris.
Namun, jika Manchester United atau Tottenham Hotspur memenangkan Liga Europa dan tidak finis di zona kualifikasi domestik, maka Inggris bisa mengirim hingga sepuluh tim ke kompetisi Eropa musim depan.
Musim lalu, Italia dan Jerman adalah liga yang mendapatkan EPS, dengan Bologna dan Borussia Dortmund masing-masing finis di posisi kelima dan mendapatkan tiket Liga Champions.
Dengan format baru Liga Champions yang memberi penghargaan pada performa keseluruhan klub dalam kompetisi Eropa, dominasi Liga Primer Inggris dan LaLiga kembali terbukti.
Keputusan UEFA ini tidak hanya menambah intensitas persaingan di papan atas klasemen, tetapi juga membuka peluang lebih banyak klub untuk tampil di panggung tertinggi Eropa.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan