RADAR SURABAYA- Petenis putri Indonesia asal Jawa Timur, Aldila Sutjiadi, kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional.
Ia berhasil meraih gelar juara ganda dalam turnamen lapangan tanah liat ITF W100 Zaragoza di Spanyol, yang berlangsung Sabtu malam atau Minggu dini hari WIB.
Aldila yang berpasangan dengan petenis Australia Olivia Gadecki tampil solid sepanjang turnamen. Dalam partai final, mereka mengalahkan pasangan tuan rumah, Aliona Bolsova dan Angela Fita Boluda, dengan skor meyakinkan 6-4, 6-3.
“Pastinya pengalaman ini dijadikan modal untuk turnamen clay season karena memang tadinya rencananya di sini untuk latihan, dan Puji Tuhan mendapatkan hasil yang bagus juga,” ujar Aldila dalam keterangan resmi yang diterima pada Minggu.
Pasangan Aldila/Olivia yang menempati unggulan kedua tampil dominan sejak babak pertama. Mereka membuka perjalanan di Zaragoza dengan kemenangan telak 6-1, 6-1 atas Rutuja Bhosale (India) dan Paige Hourigan (Selandia Baru).
Konsistensi performa membuat mereka menembus babak demi babak tanpa harus melalui tie-break, hingga akhirnya memastikan gelar juara.
Capaian ini menjadi bekal berharga bagi Aldila yang tengah mempersiapkan diri menghadapi rangkaian turnamen musim lapangan tanah liat.
“Transisinya dari lapangan keras ke tanah liat sudah mulai oke ya. Memang awal-awal agak sedikit kagok, tapi sekarang sudah lumayan.
Sudah banyak match play di tanah liat, jadi sudah ada modal juga untuk turnamen berikutnya,” kata Aldila.
Lanjut ke Stuttgart
Setelah Zaragoza, Aldila dijadwalkan tampil di turnamen WTA 500 Stuttgart, Jerman, yang menjadi bagian penting dalam kalender clay season.
Ia akan kembali berpasangan dengan petenis Jepang Miyu Kato, dengan siapa ia telah beberapa kali meraih kesuksesan sebelumnya.
Pada babak pembuka di Stuttgart, Aldila/Kato akan menghadapi pasangan tangguh Zhang Shuai (Tiongkok) dan Ekaterina Alexandrova (Rusia).
Aldila menyampaikan bahwa ia akan terbang ke Jerman segera dan kemungkinan besar akan mulai bertanding antara Senin hingga Rabu.
Dengan bekal gelar di Zaragoza, semangat juang Aldila Sutjiadi tampaknya tengah berada di puncak, membuka peluang lebih besar bagi petenis 29 tahun ini untuk kembali bersinar di turnamen level WTA.
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan