Pembalap asal Magetan, Mario Aji, Ciptakan Sejarah di Moto2 Amerika 2025 dengan Finis Posisi Sembilan
RADAR SURABAYA- Pembalap Indonesia, Mario Aji, baru saja mencetak sejarah baru di ajang Moto2 Amerika 2025.
Dalam balapan yang berlangsung di Circuit of the Americas (COTA), Austin, pada Minggu (30/2), Aji meraih finis terbaik dalam kariernya dengan menempati posisi sembilan.
Hasil ini juga menjadi finis terbaik yang pernah diraih pembalap Indonesia di ajang Grand Prix Moto2.
Pada balapan wet race di Moto2 Amerika 2025, Mario Aji yang memulai balapan dari posisi ke-12, menunjukkan performa luar biasa di trek basah.
Aji berhasil bersaing ketat dengan para pembalap di depannya, akhirnya menuntaskan balapan dengan finis di posisi sembilan, hanya terpaut 33,466 detik dari Jake Dixon, yang keluar sebagai juara.
Finis sembilan ini menjadi rekor baru bagi Aji dan Indonesia di ajang Grand Prix, melampaui pencapaian terbaiknya sebelumnya, yaitu finis ke-12 di Moto3 pada musim 2023 di sirkuit yang sama, COTA.
Dengan raihan ini, Mario Aji berhasil mengumpulkan tujuh poin tambahan di klasemen Moto2 Amerika 2025, yang menjadikannya total mengoleksi delapan poin di musim ini.
"Hasil luar biasa dari Mario Aji! Pembalap Indonesia kita meraih posisi terbaiknya di kelas menengah MotoGP," tulis tim Honda Team Asia melalui akun Instagram resmi mereka.
Di sisi lain, Jake Dixon tampil sangat dominan, memimpin balapan dari awal hingga akhirnya meraih kemenangan dengan waktu 37 menit 24,220 detik,
mengalahkan Tony Arbolino yang finis di posisi kedua dengan selisih 4,148 detik. Sementara itu, Alonso Lopez berhasil merebut podium ketiga.
Hasil Moto2 Amerika 2025:
1. J. Dixon – 37 menit 24,220 detik
2. T. Arbolino – +4.148 detik
3. A. Lopez – +12.685 detik
4. A. Canet – +28.375 detik
5. I. Guevara – +30.290 detik
6. I. Ortola – +31.916 detik
7. B. Baltus – +32.640 detik
8. D. Holgado – +32.685 detik
9. Mario Aji – +33.466 detik
10. C. Veijer – +35.429 detik
Dengan pencapaian ini, Mario Aji semakin membuktikan bahwa pembalap asal Madiun, Jawa Timur, ini memiliki potensi besar untuk bersaing di kancah internasional dan mengukir prestasi lebih tinggi di dunia balap Moto2.
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan