RADAR SURABAYA - Pertemuan antara Red Sparks dan Hillstate pada babak playoff Liga Voli Korea 2024-2025 yang dimulai pada Selasa (25/3) sangat dinanti oleh banyak pihak, termasuk Marcello Abbondanza, pelatih Pink Spiders.
Dalam agenda Media Day menjelang playoff, pria asal Italia itu mengungkapkan bahwa dirinya belum bisa memprediksi tim mana yang akan menjadi lawan Pink Spiders di laga final.
Namun, Abbondanza cenderung menginginkan Hyundai Hillstate sebagai lawan di final untuk memperebutkan gelar juara.
Dengan kata lain, dia lebih memilih untuk tidak bertemu dengan Red Sparks. Mengapa Pink Spiders tidak ingin bertemu dengan Red Sparks? Ternyata, alasannya cukup sederhana.
Abbondanza lebih memilih Hillstate sebagai lawan di final dibandingkan Red Sparks karena faktor jarak tempuh.
Untuk informasi, jarak antara kota Incheon dan Suwon hanya sekitar 40,1 kilometer. Sementara itu, jika Red Sparks yang melangkah ke final, Pink Spiders harus menempuh jarak sejauh 141 kilometer menuju Daejeon.
"Tidak ada yang seperti itu, tetapi melihat dari jarak tempuh kami, saya pikir Hillstate lebih dekat," ujar Abbondanza menjelaskan. "Hal itu tentu akan menjadi lebih baik," imbuhnya, dilansir dari TheSpike.
Sementara itu, Daejeon JungKwanJang Red Sparks diharapkan tidak melangkah jauh hingga grand final Liga Voli Korea 2024-2025.
Liga Voli Korea 2024-2025 kini memasuki fase playoff setelah menyelesaikan kompetisi reguler yang dimulai pada bulan Oktober tahun lalu.
Tiga tim sudah memastikan tempat di babak semifinal, dengan dua di antaranya akan saling berhadapan pada tanggal 25 Maret 2025.
Dua tim yang akan memperebutkan satu tempat terakhir di final adalah Daejeon JungKwanJang Red Sparks dan Suwon Hyundai E&C Hillstate.
Kedua tim ini harus bertarung untuk menentukan siapa yang akan melawan Incheon Heungkuk Life Pink Spiders di final.
Pada babak semifinal playoff Liga Voli Korea 2024-2025, Red Sparks sedikit dirugikan karena mereka mengakhiri fase reguler di peringkat ketiga.
Tim yang diperkuat oleh pemain voli Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, hanya akan mendapatkan kesempatan sebagai tuan rumah sekali saja.
Red Sparks harus bekerja keras di babak playoff ini, terutama Megawati Hangestri Pertiwi yang akan menjadi andalan utama.
Cederanya Vanja Bukilic dan Park Eun-jin membuat pelatih Ko Hee-jin harus memutar otak. Tak ayal, Megawati Hangestri Pertiwi akan memikul beban lebih berat di lini serang Red Sparks jika kedua pemain tersebut tidak bisa tampil.
Di sisi lain, Hillstate memasuki playoff dengan situasi yang lebih baik meski mereka tidak tampil konsisten sepanjang putaran keenam kemarin.
Walaupun salah satu pemain andalan mereka, Wipawee Srithong, mengalami cedera, Hillstate masih memiliki kedalaman skuad yang lebih baik dibandingkan Red Sparks.
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan