RADAR SURABAYA - Manchester City tengah berjuang keras untuk memastikan kebugaran penyerang andalan mereka, Erling Haaland, jelang pertandingan penting melawan Tottenham Hotspur pada Rabu malam WIB.
Pelatih Pep Guardiola mengungkapkan bahwa kondisi Haaland masih dalam pemantauan setelah sang penyerang mengalami cedera lutut dalam kemenangan 4-0 atas Newcastle pada 15 Februari lalu.
Haaland, yang telah mencetak 27 gol musim ini di semua kompetisi, absen dalam kekalahan 2-0 City dari Liverpool pada Minggu (25/2).
Guardiola menyatakan, "Malam ini kami akan tahu setelah latihan. Saya harap ia bisa bermain, tetapi kami belum bisa memastikan. Ia merasa lebih baik, tetapi kita lihat saja besok."
Meski menghadapi tantangan cedera dan performa yang fluktuatif, Guardiola menegaskan bahwa membangun kembali skuad City bukanlah tantangan terbesar dalam kariernya.
Selama sembilan tahun terakhir, ia telah berhasil memperbarui tim beberapa kali. Namun, musim ini City berada di posisi keempat Liga Premier, tertinggal 20 poin dari pemuncak klasemen Liverpool, dan telah tersingkir lebih awal dari Piala Carabao dan Liga Champions.
City juga telah kalah dalam delapan pertandingan liga musim ini, jumlah yang sama dengan kekalahan mereka dalam dua tahun terakhir secara keseluruhan.
Untuk memperkuat skuad, City menghabiskan £180 juta (sekitar Rp 3,6 triliun) di bursa transfer Januari dengan merekrut Omar Marmoush, Vitor Reis, dan Abdukodir Khusanov.
Dengan usia rata-rata 21,6 tahun, para pemain baru ini diharapkan menjadi tulang punggung fase berikutnya proyek Guardiola.
Dengan kondisi Haaland yang masih diragukan, City harus mengandalkan strategi dan kedalaman skuad mereka untuk meraih poin penting dalam pertandingan melawan Tottenham.
Bagaimana Guardiola mengatur taktik timnya akan menjadi kunci dalam menghadapi tantangan ini.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan