Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Real Madrid vs Manchester City: Pep Guardiola Sebut Manchester City Hanya Punya Peluang Satu Persen Lolos ke Babak Berikutnya

Rahmat Adhy Kurniawan • Selasa, 18 Februari 2025 | 03:11 WIB
Pep Guardiola pesimistis timnya bisa mengalahkan Real Madrid.
Pep Guardiola pesimistis timnya bisa mengalahkan Real Madrid.

RADAR SURABAYA - Pep Guardiola yakin Manchester City hanya memiliki peluang 1% untuk mempertahankan harapan mereka di Liga Champions setelah kalah dari Real Madrid dalam pertandingan leg pertama babak playoff.

Pertandingan leg kedua akan digelar pada hari Rabu di Stadion Bernabéu, Spanyol, dan City harus menang untuk bisa lolos ke babak berikutnya.

Real Madrid, yang memenangkan trofi Liga Champions untuk ke-16 kalinya setelah mengalahkan Borussia Dortmund di final musim lalu di Wembley, berhasil meraih kemenangan dramatis 3-2 di Etihad Stadium minggu lalu.

Dua gol mereka dalam empat menit terakhir membalikkan keunggulan sementara City yang dicetak oleh Erling Haaland.

Sejarah pertemuan di Bernabéu juga tidak menguntungkan Manchester City.

Mereka hanya menang sekali di sana, yaitu kemenangan 2-1 di babak 16 besar pada Februari 2020.

Kini, City harus mengalahkan tim Carlo Ancelotti di kandang sendiri untuk menghindari tersingkir lebih awal dari kompetisi bergengsi ini.

Guardiola, mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munich, mengakui bahwa timnya menghadapi tantangan berat di Bernabéu.

Meski begitu, ia tetap optimis bahwa peluang kecil tersebut masih bisa dimanfaatkan. "Peluang untuk menang di Bernabéu dalam posisi tertinggal 3-2 sangat kecil.

Mungkin hanya 1%, atau bahkan kurang," kata Guardiola. "Tapi selama masih ada harapan, kami akan berusaha sekuat tenaga. Peluangnya kecil, tapi bukan berarti tidak mungkin."

Guardiola juga menyinggung momen krusial di leg pertama, di mana City sempat unggul 2-1 sebelum akhirnya kebobolan dua gol dalam waktu singkat.

"Lima menit sebelum akhir pertandingan, skor 2-1, situasinya akan sangat berbeda. Tapi dengan skor 2-3, peluangnya lebih kecil. Namun, kami tetap akan berjuang," tambahnya.

Musim ini menjadi salah satu yang terburuk bagi Manchester City sejak Guardiola mengambil alih pada tahun 2016.

Mereka telah kalah dalam 12 pertandingan di semua kompetisi dan kehilangan harapan meraih gelar pada pertengahan musim.

Namun, Guardiola melihat kemenangan kandang 4-0 atas Newcastle pada hari Sabtu sebagai titik balik untuk pemulihan tim.

"Ada banyak pertandingan di mana kami tidak bermain pada level yang seharusnya, dan itu berujung pada kekalahan," ujar Guardiola.

"Tapi kemenangan atas Newcastle bisa menjadi batu loncatan untuk memulihkan kepercayaan diri tim menjelang akhir musim."

Dengan segala tantangan yang ada, Guardiola dan Manchester City akan berusaha memberikan yang terbaik di Bernabéu.

Meski peluangnya tipis, semangat juang tim asuhan Guardiola tidak pernah diragukan.(rak)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Real Madrid vs Manchester City #pep guardiola #Liga Champions #babak playoff