RADAR SURABAYA - Carlo Ancelotti mengungkapkan rasa "sedih dan kecewa" setelah Real Madrid kalah telak 5-2 dari Barcelona di final Piala Super Spanyol di Jeddah, Arab Saudi, pada Senin.
Ancelotti mengakui bahwa timnya "tidak bertahan dengan baik" selama pertandingan tersebut.
Kylian Mbappé sempat membawa Madrid unggul pada menit kelima, tetapi Barcelona segera membalas melalui Lamine Yamal dan gol-gol dari Robert Lewandowski, Raphinha, dan Alejandro Balde, yang membuat Barcelona unggul 4-1 di babak pertama.
Raphinha menambah gol kelima di babak kedua, sebelum kiper Wojciech Szczesny diusir dari lapangan. Rodrygo mencetak gol hiburan untuk Madrid.
Kekalahan ini memberikan dorongan bagi Barcelona dan pelatih Hansi Flick setelah penurunan performa di liga beberapa pekan terakhir, sementara Madrid gagal meraih trofi ketiga mereka musim ini.
“Kami harus menerima kenyataan. Kami tidak bertahan dengan baik,” kata Ancelotti dalam konferensi pers pascapertandingan.
“Kami mencoba menekan tinggi dan bertahan dengan blok rendah, namun mereka mencetak gol dengan mudah. Kami gagal bekerja keras, baik secara kolektif maupun individu.”
Ancelotti juga menyoroti banyaknya duel yang kalah oleh timnya, yang menjadi faktor utama kekalahan ini.
"Kami harus membawa pulang kesedihan ini. Kami memahami kesedihan para penggemar kami, namun kami harus fokus pada pertandingan berikutnya dan memulihkan performa bagus yang telah kami tunjukkan," tambahnya.
Real Madrid akan kembali beraksi di babak 16 besar Copa del Rey pada hari Kamis, menjamu Celta Vigo di Bernabéu, sebelum melawan Las Palmas di La Liga.
Meskipun tim kalah, Ancelotti memberikan pujian khusus kepada Kylian Mbappé yang tampil gemilang dengan mencetak gol di final ketiganya untuk Madrid.
“Mbappé bermain sangat bagus. Itu adalah langkah hebat untuk mencetak gol,” kata Ancelotti.
Luka Modric juga memberikan respons terhadap kekalahan tersebut, dengan berjanji bahwa Madrid akan bangkit kembali dan meminta maaf kepada penggemar.
“Kami akan bereaksi setelah kekalahan ini. Kami minta maaf kepada para penggemar. Kami harus terus maju, tetap bersatu, dan banyak musim yang tersisa," ungkap Modric.
“Jika harus kehilangan trofi, kami lebih memilih yang ini. Kami harus memberi selamat kepada Barcelona, mereka bermain lebih baik.” Pungkasnya.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan