Kehidupan Baru Setelah Russell Martin di Southampton: Sambut Liverpool di Perempat Final Piala EFL
RADAR SURABAYA - Southampton memulai era baru setelah pemecatan Russell Martin dengan pertandingan berat melawan Liverpool di perempat final Piala EFL atau Carabao Cup pada hari Rabu di St Mary's.
Martin dipecat setelah kekalahan telak 5-0 di kandang sendiri dari Tottenham Hotspur pada hari Minggu, dengan Simon Rusk mengambil alih posisi pelatih sementara.
Kekalahan beruntun, terutama di kandang melawan Chelsea dan Spurs, menjadi titik akhir bagi masa jabatan Martin di Southampton.
Tertinggal 3-0 dalam waktu 14 menit melawan Spurs dan kebobolan lima gol sebelum babak pertama usai menyebabkan sebagian besar penggemar meminta pemecatan manajer, yang kemudian dikabulkan pada malam yang sama.
Akibat kekalahan tersebut, Southampton kini terperosok di dasar klasemen Liga Premier, tertinggal sembilan poin dari zona aman, dengan 13 kekalahan dalam 16 pertandingan liga musim ini.
Namun, Piala EFL atau Piala Liga Inggris menjadi satu-satunya sorotan positif bagi mereka musim ini, dengan kemenangan atas Cardiff City, Everton (melalui adu penalti), dan Stoke City.
Performa di Piala EFL menunjukkan perbaikan signifikan dibandingkan musim lalu, di mana mereka tersingkir di babak pertama oleh Gillingham.
Kini, mereka bertekad untuk mencapai semifinal Piala Liga Inggris untuk kedua kalinya dalam tiga musim terakhir.
Pada 2017, Southampton berhasil mencapai final, mengalahkan Liverpool di semifinal dua leg meskipun sebelumnya mereka kalah 6-1 di perempat final dari The Reds.
Namun, menghadapi juara bertahan Liverpool, yang juga memimpin Liga Premier, akan menjadi ujian berat bagi Southampton.
Liverpool, yang telah memenangkan Piala EFL sepuluh kali, kini mengincar gelar ketiga dalam empat tahun di bawah Jurgen Klopp.
Pelatih Arne Slot, yang kini memimpin Liverpool, berharap dapat meniru sukses Klopp di kompetisi ini.
Liverpool, yang baru saja menang besar 5-0 di St Mary's bulan lalu, berusaha kembali ke jalur kemenangan setelah gagal meraih kemenangan dalam dua pertandingan domestik berturut-turut.
Pada akhir pekan lalu, meskipun bermain dengan 10 orang setelah kartu merah Andy Robertson, Liverpool berhasil meraih hasil imbang 2-2 melawan Fulham berkat gol penyeimbang Diogo Jota.
Kiper Southampton Aaron Ramsdale berharap bisa kembali bermain setelah cedera, memberikan stabilitas di bawah mistar gawang setelah Joe Lumley dan Alex McCarthy gagal meyakinkan.
Bek Jack Stephens akan menjalani pertandingan terakhir dari larangannya setelah kartu merah melawan Chelsea, sementara Jan Bednarek kembali fit setelah cedera lutut.
Di pihak Liverpool, Robertson akan absen akibat kartu merah yang diterimanya di pertandingan melawan Fulham.
Namun, Alexis Mac Allister kembali tersedia setelah menjalani skorsing, dan Jota diharapkan semakin bugar meskipun masih merasakan sakit setelah pertandingan terakhir.
Liverpool akan melakukan rotasi dengan kemungkinan Alisson digantikan oleh Caoimhin Kelleher, sementara Ibrahima Konate, Conor Bradley, dan Kostas Tsimikas tetap absen.
Meskipun ada rotasi, kekuatan skuad Liverpool tetap jauh lebih unggul dibandingkan Southampton, yang akan berjuang untuk mengatasi pemecatan Martin dan bangkit dari performa buruk mereka di Liga Premier.
Dengan performa solid di Piala EFL, Southampton berharap dapat mengejutkan Liverpool meski menghadapi lawan yang jauh lebih kuat.
Namun, dengan kualitas skuad yang dimiliki Liverpool, mereka tetap difavoritkan untuk meraih kemenangan yang nyaman dalam pertandingan ini.(rak)
Prakiraan Susunan Pemain:
Southampton:
Ramsdale; Sugawara, Walker-Peters, Harwood-Bellis, Bednarek, Manning; Aribo, Ugochukwu, Mateus Fernandes; Dibling, Onuachu, Armstrong
Liverpool:
Kelleher; Alexander-Arnold, Quansah, Van Dijk, Gomez; Mac Allister, Endo, Jones; Elliott, Gakpo, Nunez
Prediksi Skor:
Southampton 1-4 Liverpool
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan