Kekalahan ini menyoroti betapa berat tugas yang harus diemban Amorim untuk mengembalikan kejayaan klub.
RADAR SURABAYA - Kekalahan dari Arsenal mungkin bisa diprediksi mengingat perbedaan tahap perkembangan antara kedua tim.
Namun, kekalahan 3-2 dari Nottingham Forest di Old Trafford menjadi kejutan besar.
Forest, yang baru promosi dari EFL Championship pada tahun 2022, datang dengan catatan buruk setelah kalah dalam tiga dari empat pertandingan terakhir mereka.
Meski begitu, mereka berhasil meraih kemenangan pertama di Old Trafford dalam 30 tahun.
Bos Manchester United, Sir Jim Ratcliffe, mengungkapkan kekecewaannya dengan mengatakan bahwa timnya telah menjadi "biasa-biasa saja".
Penampilan buruk lini belakang United dalam kekalahan tersebut memperkuat pandangan ini. Kesalahan pertahanan yang fatal membuat United gagal mengamankan tiga poin di kandang sendiri.
Dengan tekanan yang meningkat, Ruben Amorim harus segera menemukan solusi untuk memperbaiki performa tim.
Manchester United membutuhkan perubahan signifikan untuk kembali bersaing di papan atas Liga Premier Inggris.
Tugas ini tidak akan mudah, tetapi fans United berharap Amorim dapat membawa tim keluar dari masa sulit ini dan kembali meraih kejayaan.
Kekalahan dari Nottingham Forest menjadi peringatan serius bagi Manchester United. Jika tidak segera berbenah, musim ini bisa menjadi salah satu yang paling mengecewakan dalam sejarah klub.
Semua mata kini tertuju pada Ruben Amorim dan bagaimana ia akan merespons tantangan besar yang ada di depannya.
United memulai pertandingan dengan buruk ketika Lisandro Martínez gagal mengantisipasi sundulan Nikola Milenkovic yang memanfaatkan sepak pojok Elliot Anderson.
Gol cepat itu mengulang masalah lama United dalam menghadapi situasi bola mati, yang sebelumnya diekspos oleh Arsenal.
Kesalahan berikutnya datang dari kapten Bruno Fernandes, yang memberikan umpan ceroboh yang dipotong dengan mudah.
Morgan Gibbs-White memanfaatkan peluang tersebut dengan tembakan spekulatif yang gagal diantisipasi kiper André Onana.
Gol ketiga Nottingham Forest memperlihatkan lemahnya konsentrasi United.
Chris Wood mencetak gol dengan sundulan yang tampak sederhana, namun tidak bisa dihentikan oleh Onana, Martínez, dan Matthijs de Ligt.
Tantangan Besar Bagi Amorim
Pelatih Ruben Amorim menyadari bahwa membangun kembali Manchester United tidak akan mudah.
Ia membandingkan situasi ini dengan masa-masa sulitnya di Sporting CP, namun menegaskan pentingnya konsistensi dan kerja keras.
“Kami tahu ini akan sulit. Ini akan menjadi perjalanan panjang, tetapi kami harus terus melangkah dengan cara yang sama," kata Amorim.
Kekalahan ini menempatkan United di posisi ke-13 klasemen Liga Inggris dengan 19 poin dari 15 pertandingan, catatan terburuk sejak musim 1986-87.
Tantangan besar menunggu, termasuk pertandingan Liga Eropa melawan FC Viktoria Plzen dan derby Manchester melawan Manchester City.
Mereka akan menghadapi pertandingan melawan Tottenham Hotspur, Newcastle United, Liverpool, dan Arsenal sebelum akhir Januari.
Manchester United harus segera bangkit untuk menghindari musim yang mengecewakan.
Kekalahan dari Nottingham Forest menjadi pengingat bahwa perjuangan untuk kembali ke puncak Liga Inggris masih sangat panjang.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan