RADAR SURABAYA – Mantan kiper Persib Bandung asal Thailand, Sinthaweechai Hathairattanakool atau yang biasa dipanggil Kosin, baru saja ditunjuk sebagai pelatih tim Liga 2 Thailand, Chonburi FC.
Kabar itu diumumkan melalui unggahan Instagram @chonburi_fc_official, Selasa (26/11) lalu.
“Sinthaweechai Hathairattanakool akan bertindak sebagai manajer tim dan menjadi pelatih kepala, bersamanya hingga akhir pertandingan Thailand, leg pertama musim 2024/25,” tulis Chonburi FC.
Baca Juga: Ruud van Nistelrooy Senang Leicester City Menang, Tapi Ingatkan Tim Harus Lebih Baik Lagi
Tim berjuluk Shark ini telah meraih 6 kali kemenangan, 3 kali hasil seri dan 4 kali kekalahan di sepanjang laga. Hasil ini membuat Chonburi FC berada di posisi ke-6 klasemen dengan raihan 21 poin.
Selain menjadi pelatih, Kosin diketahui juga merangkap sebagai manajer tim menggantikan Pipob On-Mo yang telah mengundurkan diri dari jabatannya.
Mundurnya Pipob On-Mo sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kinerja Chonburi FC yang meleset dari target dibawah kepelatihannya.
Sebelum kembali ke Thailand, Kosin adalah salah satu kiper primadona di Persib Bandung. Ia bermain selama 2 musim pada 2006-2007. Kosin adalah panggilan akrab yang diperolehnya dari fans Persib, Bobotoh.
Kosin pertama kali bergabung dengan Persib pada 2006 usai ditransfer dari klub Thailand, Osotspa. Kiper dengan tinggi 180 cm itu tampil gemilang di bawah mistar Persib. Selain karena penampilan, tampang Kosin juga tampan yang menjadikannya sebagai salah satu idola bagi para Bobotoh.
Selama karirnya menjaga gawang Persib, Kosin telah bermain di 33 pertandingan. Tahun 2007, Kosin kembali ke kampung halamannya dan bergabung bersama Chonburi FC.
Kosin sempat kembali bermain membela Persib pada 2009 dengan status pemain pinjaman dan tampil di 11 pertandingan. Di laga terakhirnya bersama Persib, Kosin bahkan mencatatkan clean sheet saat menghadapi Persisam Samarinda dengan kemenangan 2-0.
Setelah laga terakhir itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf, yang saat itu juga menyaksikan laga melepas Kosin dengan penuh kenangan.
“Malam itu sangat luar biasa, saya akan selalu ingat momen ini. Saya akan ingat selalu,” ucap Kosin.
Usai meninggalkan Persib Bandung, Kosin telah beberapa kali bermain memperkuat klub liga Thailand di antaranya Chonburi FC, Suphanburi, Muangkan United dan Police Tero.
Kosin bahkan pernah dinobatkan sebagai pesepakbola terbaik Thailand pada tahun 2011 saat masih membela Chonburi FC.
Kosin juga aktif membela salah satu klub Liga 1 Thailand, Police Tero, meski sudah memasuki usia 42 tahun. Di level nasional, Kosin telah gantung sepatu dari Timnas Thailand sejak tahun 2017 dan kemudian menikahi seorang dosen bernama Chuenchanok Siriwat.
Setelah gantung sepatu, Kosin dipercaya untuk meningkatkan kesejahteraan para pemain sepak bola profesional Thailand dengan menjabat Presiden Asosiasi Pemain Sepak Bola Profesional (PFA).
Kini, mantan pemain kelahiran Provinsi Sakon Nakhon, Thailand, pada 23 Maret 1982 ini telah menjadi pelatih baru Chonburi FC sejak 26 November lalu.
Meski sudah tidak lagi bermain di Liga Sepakbola Indonesia, kenangan para penggemarnya terutama bobotoh akan penampilan gemilangnya di bawah mistar gawang Persib Bandung akan selalu berada di hati. (ken/jay)
Editor : Jay Wijayanto