Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Carlo Ancelotti: Sepak Bola di Spanyol Harus Dihentikan Sementara Setelah Banjir di Valencia Tewaskan Ratusan Warga

Rahmat Adhy Kurniawan • Selasa, 5 November 2024 | 11:27 WIB
Banjir bandang mengajar kawasan Valencia di Spanyol yang menewaskan 271 warga.
Banjir bandang mengajar kawasan Valencia di Spanyol yang menewaskan 271 warga.

RADAR SURABAYA- Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, menyatakan bahwa seluruh pertandingan sepak bola di Spanyol sebaiknya dihentikan setelah banjir bandang yang terjadi di Valencia menewaskan lebih dari 217 orang.

Kejadian tragis ini telah menyebabkan penundaan pertandingan LaLiga Madrid di Valencia yang seharusnya digelar pada Sabtu, bersamaan dengan laga Villarreal kontra Rayo Vallecano.

Namun, delapan pertandingan lainnya tetap berlangsung di tengah situasi bencana ini.

Sebagai bentuk solidaritas, LaLiga menggandeng Palang Merah untuk menggalang dana bagi para korban banjir yang telah menghancurkan ribuan rumah dan bisnis serta mengganggu jaringan transportasi di salah satu bencana alam terburuk dalam sejarah Spanyol.

"Ini adalah minggu penuh tragedi, dan kami semua berduka," ujar Ancelotti dalam konferensi pers pada Senin.

"Kami sangat dekat dengan Valencia dan semua kota yang terdampak. Semoga masalah ini segera terselesaikan.

Sulit rasanya berbicara atau bahkan bermain sepak bola dalam situasi seperti ini. Kami adalah bagian dari negara ini, dan apa yang terjadi sangat memengaruhi kami."

Real Madrid, yang sebelumnya kalah telak 4-0 dari Barcelona pada 26 Oktober, akan menghadapi AC Milan di Liga Champions pada Selasa.

Namun, Ancelotti mengakui bahwa kejadian tragis ini membuatnya sulit untuk fokus.

“Kami akan tetap mempersiapkan diri untuk pertandingan, karena itu adalah kewajiban kami sebagai profesional,” tambahnya.

Tidak hanya Ancelotti, pelatih Atlético Madrid Diego Simeone juga mengungkapkan keberatannya atas kelanjutan pertandingan di tengah situasi duka. Simeone menyebut keputusan ini "tidak masuk akal."

"Sepak bola adalah perayaan, dan Anda hanya dapat berpesta ketika Anda merasa baik," lanjut Ancelotti.

"Ketika orang-orang tidak merasa baik, tidak seharusnya ada perayaan. Sepak bola harus dihentikan. Karena pada akhirnya, ini adalah hal terpenting dari hal-hal yang paling tidak penting."

Pemain Real Madrid, Lucas Vázquez, menegaskan bahwa keputusan untuk melanjutkan pertandingan ada di tangan pihak berwenang, bukan pelatih atau pemain.

Di sisi lain, Ancelotti menolak anggapan bahwa Vinícius Júnior merasa terganggu karena tidak masuk dalam daftar kandidat Ballon d'Or 2024, yang dimenangkan oleh gelandang Spanyol, Rodri, dari Manchester City.

"Vinícius sedih, bukan karena Ballon d'Or, tapi karena situasi di Valencia yang menyedihkan," katanya.(rak)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#real madrid #carlo ancelotti #banjir Valencia #banjir spanyol #La Liga Spanyol