RADAR SURABAYA - Rumor masa depan Virgil van Dijk di Liverpool semakin hangat diperbincangkan, terutama setelah wawancara pasca pertandingan melawan Arsenal yang berakhir imbang 2-2 akhir pekan lalu.
Kapten Liverpool ini sempat menunjukkan sedikit kejengkelan dalam wawancara tersebut.
Di usia 33 tahun, van Dijk masih menjadi sosok penting, namun masa depannya yang berpotensi berakhir pada 2025 menjadi topik tak terhindarkan.
Ia mengonfirmasi bahwa perwakilannya tengah berdiskusi dengan klub mengenai kontrak barunya, dan menyatakan di Emirates bahwa dirinya tetap "tenang" soal situasi ini.
Meskipun demikian, Liverpool sudah mulai dikaitkan dengan sejumlah bek tengah berkualitas yang dianggap mampu menggantikan peran van Dijk, seandainya sang kapten tidak memperpanjang kontrak.
Nama Marc Guehi dari Crystal Palace dan Goncalo Inacio dari Sporting Lisbon sudah sering muncul.
Namun, pekan ini, muncul minat baru Liverpool terhadap Murillo, bek muda asal Brasil dari Nottingham Forest.
Liverpool diprediksi harus bersaing dengan Chelsea untuk mendapatkan bek potensial ini.
Musim ini, baik van Dijk maupun Murillo menjadi pilar penting bagi pertahanan klub masing-masing.
Liverpool hanya kebobolan lima gol dan mencatat lima clean sheet, sementara Nottingham Forest kebobolan tujuh gol dengan tiga clean sheet.
Murillo, yang berusia 22 tahun dan 11 tahun lebih muda dari van Dijk, telah menunjukkan performa impresif.
Meskipun belum mencetak gol, statistik pertahanan Murillo, seperti tekel (9 berbanding 5), blok (15 berbanding 2), dan sapuan (52 berbanding 49), mengungguli van Dijk.
Liverpool mungkin tidak terlalu memprioritaskan kontribusi ofensif dalam mencari pengganti van Dijk.
Namun, catatan intersepsi van Dijk tetap lebih tinggi (19 berbanding 5), sementara Murillo unggul dalam dribel progresif (8 kali dibandingkan 1 kali milik van Dijk), yang sedikit mirip dengan gaya Joel Matip.
Saat pakar Liverpool, David Lynch, ditanya apakah Murillo layak menjadi pengganti van Dijk, ia menyoroti rasio kemenangan duel udara Murillo yang rendah.
Van Dijk, dengan tinggi 193 cm, selalu dominan dalam duel udara di Liga Inggris, dengan rasio kemenangan 72%.
Sebaliknya, Murillo, yang sedikit lebih pendek, memiliki rasio kemenangan duel udara hanya 50%.
Namun, jika Murillo bergabung, bek muda ini harus mampu membangun kerja sama solid dengan Ibrahima Konate untuk mendukung lini pertahanan Liverpool.
Apakah Liverpool Harus Merekrut Murillo?
Jika Liverpool memutuskan untuk mengganti van Dijk, Murillo menawarkan prospek jangka panjang dengan potensi pengembangan.
Statistiknya yang baik dalam tekel dan dribel progresif bisa menjadi aset bagi pertahanan Liverpool, asalkan ia dapat memperbaiki kemampuan duel udaranya.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan