RADAR SURABAYA- Pemain senior Manchester United dilaporkan mulai kehilangan kepercayaan terhadap gaya manajerial Erik ten Hag, menambah tekanan agar manajemen segera mengganti pelatih asal Belanda tersebut.
Para pemain disebutkan secara umum sepakat bahwa klub sebaiknya memecat Ten Hag setelah kekalahan menyakitkan melawan West Ham, yang berakhir dengan skor 2-1, sehingga United jatuh ke posisi ke-14 di klasemen Liga Primer Inggris.
Selain itu, United hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Fenerbahçe yang diasuh oleh mantan manajer mereka, José Mourinho, dalam laga Liga Europa.
Hasil ini memperpanjang rekor buruk United di kompetisi Eropa, yang belum meraih kemenangan dalam setahun terakhir di bawah Ten Hag.
Manchester United kini melakukan wawancara dengan kandidat pelatih baru, meski Ten Hag baru saja memperpanjang kontraknya di klub pada musim panas lalu.
Beberapa nama besar seperti mantan manajer Barcelona Xavi Hernandez, Ruben Amorim dan pelatih Brentford Thomas Frank telah muncul sebagai kandidat potensial.
Kritik dari para pemain senior United terhadap gaya manajemen Ten Hag semakin tajam, terutama terkait keputusan pemilihan tim.
Salah satu keputusan yang dipertanyakan adalah terkait Marcus Rashford, yang meskipun menunjukkan performa baik dengan mencetak tiga gol dalam dua pertandingan awal musim, sering kali tidak mendapatkan tempat utama di pertandingan berikutnya.
Keputusan ini menuai kritik di kalangan pemain, karena Rashford dianggap sebagai pemain kunci.
Selain itu, para pemain juga mempertanyakan minimnya kesempatan bagi Manuel Ugarte, rekrutan baru yang belum banyak dimainkan untuk membantu adaptasinya di Liga Inggris.
Saat ini, Ruud van Nistelrooy telah ditunjuk sebagai pelatih sementara Manchester United, hingga klub menemukan pengganti permanen.
Di tengah isu internal dan tekanan untuk memperbaiki performa, United harus segera mengambil langkah untuk memulihkan kepercayaan para pemain dan meningkatkan stabilitas tim di sisa musim ini.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan