RADAR SURABAYA - Bayern Munich memberi peringatan keras kepada Vincent Kompany setelah timnya mengalami kekalahan telak dari Barcelona pada matchday 3 Liga Champions, Kamis (24/10). Hasil ini membuat Bayern menderita kekalahan kedua secara berturut-turut di ajang Liga Champions, yang memicu kritik terhadap keputusan manajemen klub.
Max Eberl, pimpinan Bayern, menegaskan bahwa mereka tetap percaya pada Kompany meskipun timnya dibantai oleh Barcelona. Sebelumnya, Bayern dikenal dengan rekor mengesankan di fase grup turnamen ini, namun kali ini mereka harus menerima pelajaran berat. Semakin menyesakkan karena pelatih Barcelona, Hansi Flick, sebelumnya adalah pelatih Bayern Munich.
Di laga tersebut, Barcelona mencetak empat gol tanpa balas ke gawang Bayern di Camp Nou, membuat Bayern terlihat tidak berdaya. Kekalahan ini menjadi yang kedua bagi Kompany dalam tiga pertandingan Eropa sebagai manajer, menambah tekanan untuk memperbaiki performa tim di kompetisi ini. Banyak suporter yang belum sepenuhnya menerima penunjukan Kompany, terutama setelah kepergian Thomas Tuchel.
Meskipun demikian, manajemen Bayern Munich tetap teguh dalam dukungannya terhadap pelatih asal Belgia tersebut. Saat ini, Bayern berada di puncak klasemen Bundesliga, yang membuat direktur olahraga klub yakin dengan arah yang diambil.
Dalam pertandingan melawan Barcelona, Raphinha membuka skor hanya dalam satu menit, diikuti oleh gol Harry Kane yang menyamakan kedudukan. Namun, mantan penyerang Bayern, Robert Lewandowski, juga mencetak gol, menambah derita tim asal Jerman itu.
Tuduhan muncul bahwa tim asuhan Kompany terlalu terbuka dalam bertahan, meskipun pelatih membantah hal tersebut. Ia menunjukkan bahwa timnya sebelumnya mendapat pujian atas ketatnya pertahanan. "Kami tidak benar-benar tampil baik hari ini. Jika tidak, kami tidak akan kalah 4-1. Kami harus belajar dari pertandingan ini," ujar Kompany.
Kekalahan ini membuat Bayern Munich hanya mengumpulkan tiga poin dari sembilan yang tersedia dalam format baru Liga Champions, yang mempertemukan 36 tim. Saat ini, mereka berada di urutan ke-23, yang cukup untuk berpeluang mencapai babak 16 besar.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan