RADAR SURABAYA- Barcelona telah menunjukkan performa terbaik di Eropa pada awal musim 2024-25, tetapi tim Hansi Flick kini menghadapi ujian berat dengan dua laga krusial melawan Bayern Munich dan Real Madrid.
Pada hari Rabu, Barcelona akan menjamu Bayern Munich dalam salah satu pertandingan paling dinanti di Liga Champions musim ini, dengan berbagai cerita menarik menghiasi laga ini.
Pertarungan Robert Lewandowski versus Harry Kane, Hansi Flick berhadapan dengan mantan klubnya—dan Lewandowski.
Selain itu, kita juga akan melihat trio pencetak gol terbanyak Eropa bersaing dengan para pemain bintang lainnya.
Meskipun Bayern memulai musim dengan baik di bawah pelatih baru Vincent Kompany, Barcelona asuhan Flick tampaknya memulai musim ini dengan performa yang luar biasa.
Dengan raihan 27 poin dari 30 yang mungkin di La Liga dan 33 gol tercipta dalam 10 pertandingan, Lewandowski kembali bersinar, Lamine Yamal tampil impresif di tahun 2024, dan Raphinha bersinar dengan ban kapten. Dampak Hansi Flick terasa cepat dan mengesankan.
Flick ditunjuk setelah perpisahan yang kacau dengan Xavi, yang meninggalkan klub di akhir musim lalu.
Dalam kondisi keuangan yang masih bermasalah dan bermain di luar Nou Camp, Barcelona tidak terlihat seperti klub yang baru saja meraih gelar La Liga setahun lalu.
Namun, kedatangan Flick telah mengalihkan perhatian publik dari isu finansial ke performa di lapangan, dengan lebih banyak pembicaraan tentang kehebatan para pemain bintang.
Meskipun ada pengeluaran besar dan perekrutan yang mencolok, komponen terpenting dari awal yang gemilang ini adalah kontribusi dari La Masia.
Sebanyak 10 dari 23 pemain di skuad utama yang terdaftar di situs resmi klub memiliki label 'Made in La Masia', menegaskan reputasi akademi Barcelona yang terkenal. Pemain-pemain seperti Inaki Pena, Pau Cubarsi, Alejandro Balde, Eric Garcia, dan Dani Olmo, yang kembali direkrut dari RB Leipzig musim panas ini, menjadi bukti nyata dari keberhasilan akademi ini.
Jika bukan karena kartu merah awal yang diterima saat melawan Monaco, mereka mungkin sudah meraih poin maksimal di liga.
Dengan performa yang terus meningkat, Barcelona yakin untuk mengakhiri rentetan hasil buruk mereka melawan Bayern Munich di laga dinihari nanti.
Sebaliknya, Bayern Munich menunjukkan konsistensi yang jauh lebih rendah sejak kedatangan pelatih Vincent Kompany.
Mereka telah kehilangan sejumlah poin di liga domestik dan terkadang terlihat kesulitan, terutama saat menghadapi Aston Villa dalam pertandingan Eropa terakhir mereka.
Dengan kondisi ini, Bayern mungkin akan menghadapi malam yang sulit lagi saat berhadapan dengan Barcelona.
Dengan kedua tim yang berada dalam kondisi yang berbeda, laga antara Barcelona dan Bayern Munich menjanjikan pertarungan yang menarik dan penuh drama.(rak)
Prakiraan Susunan Pemain:
Barcelona:(4-2-3-1)
Inaki Pena; Kounde, Pau Cubarsi, Inigo Martinez, Balde; De Jong, Pedri; Yamal, Dani Olmo, Raphinha; Lewandowski
Bayern Munich:(4-4-2-3-1
Neuer; Laimer, Upamecano, Kim, Davies; Kimmich, Joao Palhinha; Olise, Muller, Gnabry; Kane
Prediksi Skor:
Barcelona 3-1 Bayern Munich