Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Liga Inggris Bournemouth vs Arsenal: Bournemouth Beri Kekalahan Pertama Arsenal yang Bermain 10 Orang

Rahmat Adhy Kurniawan • Minggu, 20 Oktober 2024 | 11:34 WIB
Justin Kluivert mencetak gol lewat tendangan penalti tanpa melihat yang arogan untuk menambah penderitaan The Gunners Arsenal.
Justin Kluivert mencetak gol lewat tendangan penalti tanpa melihat yang arogan untuk menambah penderitaan The Gunners Arsenal.

RADAR SURABAYA- Declan Rice tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya setelah Arsenal mengalami kekalahan 2-0 dari Bournemouth, yang membuat mereka harus bermain dengan sepuluh pemain untuk ketiga kalinya musim ini.

Kekalahan ini menyoroti sejumlah kesalahan yang telah dilakukan tim, yang menurut Rice, harus segera diperbaiki.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Vitaly berbalik drastis pada menit ke-30 ketika William Saliba diusir dari lapangan akibat pelanggaran terhadap Evanilson.

Insiden tersebut terjadi setelah umpan tidak tepat dari Leandro Trossard.

Meski awalnya hanya mendapatkan kartu kuning, keputusan VAR mengubahnya menjadi kartu merah, membuat Arsenal bermain dengan kekurangan pemain.

Dengan keunggulan jumlah pemain, Bournemouth tampil lebih agresif dan berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-70 melalui gol indah Ryan Christie.

Penalti oleh Justin Kluivert kemudian menambah penderitaan Arsenal, yang kini merasakan kekalahan pertama mereka di musim ini.

Rice mengatakan kepada Sky Sports, "Kami telah membuat kesalahan sendiri tiga kali dalam delapan pertandingan.

Kami juga meraih hasil buruk saat melawan Brighton dan Manchester City di kandang sendiri. Bournemouth terus berusaha dan berhasil mencetak gol kedua."

Ia menambahkan, "Saya bangga dengan usaha para pemain yang berjuang meski bermain dengan sepuluh orang, tetapi kita harus berhenti berbuat naif.

Kami perlu menjaga semua pemain di lapangan selama 90 menit untuk bisa meraih kemenangan."

Rice juga menekankan pentingnya tidak melakukan kesalahan bodoh. "Anda memerlukan semua pemain terbaik di lapangan setiap saat. Keyakinan kami sangat tinggi, dan kami akan tetap bersatu.

Dalam sepak bola, terlepas dari apa yang terjadi, yang terpenting adalah tetap bersatu dan berada di jalur yang benar."

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, juga menyayangkan peluang emas yang terlewat oleh Gabriel Martinelli, yang sayangnya dapat digagalkan oleh kiper lawan.

Situasi ini memaksa Arsenal untuk segera bangkit dan memperbaiki performa mereka di sisa musim ini.

Pemain bertahan andalan Wolliam Saliba kartu merah dan Arsenal kesulitan untuk mengimbangi Bournemouth
Pemain bertahan andalan Wolliam Saliba kartu merah dan Arsenal kesulitan untuk mengimbangi Bournemouth

Mikel Arteta mengungkapkan kekecewaannya setelah Arsenal gagal meraih hasil positif dalam pertandingan melawan Bournemouth, meskipun memiliki peluang untuk mencetak gol.

"Kami memiliki peluang besar dan momen dalam permainan untuk mencetak gol dan mendapatkan hasil yang berbeda.

Namun, kami kebobolan gol. Tiga kartu merah itu berbeda, dan hasilnya sangat bervariasi," katanya.

Arteta mengapresiasi usaha timnya meski bermain dengan sepuluh pemain.

"Usaha dengan 10 pemain sangat fantastis, tetapi hari ini tidak cukup untuk memenangkan pertandingan.

Kami butuh waktu untuk memahami apa yang harus kami lakukan dalam 15 menit pertama. Setelah itu, kami menguasai permainan, tetapi setelah 30 menit, situasi berubah," tambahnya.

Memasuki pekan kesembilan Liga Inggris, Arsenal dijadwalkan akan menghadapi pertandingan berat melawan Liverpool pada Minggu (27/10).

Sementara itu, Bournemouth akan bertandang ke markas Aston Villa sehari sebelumnya.

Tim harus segera bangkit dan belajar dari kesalahan agar bisa meraih hasil yang lebih baik di laga-laga mendatang.(rak)

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#liga inggris #hasil pertandingan #Declan Rice #mikel arteta #bournemouth vs arsenal #bournemouth